Breaking News:

BPBD Bangli Dapat Satu Unit Alat Pendeteksi Gempa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli mendapatkan alat Warning Reciver System (WRS)

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Sosialisasi - Seorang operator BMKG Denpasar ketika menyosialisasikan fungsi dan pengoperasian WRS ke BPBD Bangli, Bali, Rabu (2/9/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli mendapatkan alat Warning Reciver System (WRS).

Alat ini disebut-sebut mampu mendeteksi gempa di atas 5.0 skala richter.

Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Ketut Gde Wiredana mengatakan alat tersebut merupakan bantuan dari BMKG Bali.

BPBD sejatinya telah memiliki alat serupa, namun kondisinya kini telah mengalami kerusakan.

“Disamping itu alat yang lama hanya mampu mendeteksi gempa di atas 5.0 skala richter,” ujarnya, Rabu (2/9/2020).

Pengoperasian WRS pada hari Rabu (2/9/2020), sedang disosialisasikan oleh pihak BMKG.

Operator BMKG Denpasar, Made Suprajaya menjelaskan BMKG memiliki kewajiban memberikan informasi secara langsung ke stakeholder ihwal kebencanaan.

Salah satu upayanya dengan alat WRS ini.

“Jadi alat ini merupakan salah satu moda diseminasi informasi gempa bumi dan tsunami, yang secara langsung menghubungkan informasi BMKG ke BPBD untuk selanjutnya diteruskan ke instansi terkait. Misalnya informasi peringatan dini tsunami, untuk memberikan perintah evakuasi merupakan tanggung jawab pemda, dalam hal ini melalui BPBD. Dengan adanya alat ini, maka stakeholder pemangku kebencanaan lebih cepat mengambil keputusan,” jelasnya.

Lanjut diungkapkan, WRS memiliki kemampuan untuk menerima informasi gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia secara realtime, yang ditampilkan melalui smart display.

Baik posisi gempa, hingga kekuatan gempa yang tidak terbatas di 5.0 skala richter.

“Walaupun mampu menerima informasi gempa bumi dari seluruh Indonesia, informasi yang disebarkan pada stakeholder terkait adalah kegempaan di wilayah Bali dan sekitarnya. Informasi ini dikirimkan melalui pesan singkat. Selain di Bangli, kami juga memasang alat ini ke BPBD di kabupaten lain, serta instansi penghubung (interface) seperti RRI,” ucapnya.

(*) 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved