Breaking News:

Membahayakan Pengendara, BPBD Klungkung Pangkas 10 Pohon Kelapa di Jalan Raya Bakas-Nyalian

Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, pihaknya menerima keluhan dari warga terkait dengan pohon kelapa yang tumbuh

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
BPBD Klungkung memangkas 10 pohon kelapa yang tumbuh menjulang, disepanjang jalan raya desa Bakas, hingga Nyalian, Banjarangkan, Klungkung, Kamis (3/9/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - BPBD Klungkung memangkas 10 pohon kelapa yang tumbuh menjulang, di sepanjang jalan raya desa Bakas, hingga Nyalian, Banjarangkan, Klungkung, Kamis (3/9/2020).

Hal ini menyusul keluhan warga, karena sempat ada pengendara yang nyaris tertimpa buah dan pelepah kelapa kering saat melintas di jalan tersebut.

Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, pihaknya menerima keluhan dari warga terkait dengan pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang  jalan raya desa Bakas, hingga Nyalian, Banjarangkan, Klungkung.

Warga menyebut buah dan pelepah kelapa yang kering kerap jatuh, dan membahayakan pengguna jalan.

Senjata Nuklir China Disebut akan Saingi AS, Kemampuan Hulu Ledak Diprediksi Berlipat Ganda

Penyebaran Virus Corona di Dunia Semakin Masif, Berikut 8 Saran WHO untuk Cegah Penularannya

320 Pelamar RS Nyitdah Gugur, Tenaga Elektromedik Tidak Penuhi Kuota

" Setelah kami menerima keluhan itu, kami koordinasi ke pihak desa.

 Mengingat pohon kelapa itu bukan milik umum, namun milik perorangan," ungkap Putu Widiada, Kamis (3/9/2020).

Setelah mendapat persetujuan dari pihak desa, tim reaksi cepat BPBD Klungkung pun turun ke lokasi untuk melakukan penebangan.

Setidaknya ada 10 pohon kelapa yang harus ditebang, karena tumbuh menjulang dipinggir jalan raya.

" Pohon kelapa memang kurang pas kalau dijadikan pohon perindang.

 Buah kelapa dan pelepahnya yang kering, rawan jatuh dan menimpa pengendara.

Ini tentu sangat berbahaya," ungkapnya.

Bahkan sesuai dengan keluhan warga, sempat beberapa kali buah dan pelepah kelapa jatuh di lokasi itu dan nyaris menimpa pengendara.

" Bagi masyarakat jika memiliki pohon kelapa yang tumbuh di pinggir jalan raya, sebaiknya lebih diperhatikan.

 Karena buah kelapa dan pelepah yang kering sangat berbahaya bagi pengendara.

Nelayan Muncar Banyuwangi Kembali Gelar Tradisi Petik Laut

Bayi Kembar 3 Asal Petang Lahir di Tengah Pandemi Covid-19, Proses Bersalin Libatkan 5 Dokter

RESMI - ini Jadwal Pekan Keempat Liga 1 2020

Lebih baik mencegah, dari pada nanti kejadian," ungkap Widiada.(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved