Breaking News:

Corona di Bali

Periode Juli-Agustus 2020, 6.629 Orang Manfaatkan Rapid Test di Bandara Ngurah Rai

Periode 22 Juli hingga 31 Agustus 2020, tercatat 6.629 orang memanfaatkan dan menggunakan layanan rapid test di Bandara Ngurah Rai

Foto istimewa kiriman Communication PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai Bali 
Foto istimewa kiriman Communication PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai Bali , 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Sejak tanggal 22 Juli 2020 lalu, Bandara Ngurah Rai Bali, kini menyediakan layanan rapid test bagi calon penumpang, pengguna jasa bandar udara, serta bagi masyarakat umum.

Antusias pengguna jasa bandar udara maupun masyarakat umum memanfaatkan layanan rapid test tersebut cukup tinggi.

Periode 22 Juli hingga 31 Agustus 2020 tercatat 6.629 orang memanfaatkan dan menggunakan layanan rapid test di Bandara Ngurah Rai.

“Periode 22-31 Juli 2020 lalu tercatat 1.183 orang. Periode 1-31 Agustus 2020 tercatat 5.446 orang memanfaatkan layanan rapid test. Sehingga total 6.629 orang,” jelas Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ngurah Rai Bali, Andanina Dyah Permata Megasari, Sabtu (5/9/2020).

Ia menambahkan, jika dirata-rata per hari dari jumlah tersebut terdapat 161 orang memanfaatkan layanan rapid test, dan semua yang memanfaatkan itu hasilnya non reaktif.

Apabila ada calon penumpang dengan hasil rapid test reaktif, sesuai dengan ketentuan akan dilakukan rujukan langsung ke laboratorium/RS rujukan untuk dilakukan tes PCR dan ada pelaporan juga ke Gugus Tugas Kabupaten dan Provinsi.

Selain itu disediakan ambulans standby, untuk tiket berlaku prosedur reschedule atau refund dengan maskapai terkait.

Cair, Bantuan Subsidi Upah Sudah Ditransfer ke Rekening Pekerja di Bank BUMN, Ini Jadwal Bank Swasta

92 Persen Bayi Dirawat di Rumah Sakit Karena Rotavirus, Ini Pentingnya Pemberian Vaksin

Jumlah Kasus Covid-19 Global Tembus 26 Juta, Ini Daftar 10 Negara Paling Banyak

Penyediaan layanan ini ditujukan untuk menanggapi tingginya permintaan calon penumpang serta pengguna jasa bandar udara secara umum terhadap keberadaan layanan rapid test di bandar udara.

Sesuai dengan peraturan yang disyaratkan pada Surat Edaran Gugus Tugas No. 9 Tahun 2020, penumpang rute domestik yang hendak berangkat dari Bali menuju kota lain disyaratkan menyertakan surat keterangan hasil rapid test dengan hasil non-reaktif yang masih berlaku, atau surat keterangan hasil Tes PCR dengan hasil negatif. 

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved