Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Siswa di Bangli Dapat Bantuan CSR Paket Data untuk Kelas Online

Sejumlah sekolah di Bangli, Bali, telah melakukan kerja sama dengan operator selular untuk menunjang kegiatan belajar online

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kadisdikpora Bangli I Nengah Sukarta. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejumlah sekolah di Bangli, Bali, telah melakukan kerja sama dengan operator selular.

Upaya tersebut untuk menunjang kegiatan belajar online/dalam jaringan (daring).

Kepala Disdikpora Bangli, I Nengah Sukarta membenarkan hingga kini sudah terdapat beberapa sekolah yang melakukan MoU, ataupun didatangi oleh operator selular.

Tujuannya untuk sosialisasi terkait bantuan CSR pulsa murah kepasa para siswa.

Tiga operator selular ini antara lain Indosat, Telkomsel, dan XL.

"Ketiganya merupakan operator selular yang banyak digunakan di wilayah Bangli. Kegiatan ini sudah dilakukan sejal pekan lalu," ucapnya, Jumat (11/9/2020).

Update Covid-19 Bali: Kasus Positif  Bertambah 144 Orang, Sembuh 92 Orang, 10 Pasien Meninggal

Kasus Positif Covid-19 di Bali Terus Bertambah, 80 Persen Lebih Ruang Isolasi RSPTN Unud Terisi

Buleleng Zona Merah Covid-19, Belajar Tatap Muka Batal Diterapkan

Sukarta mengatakan sosialisasi pulsa murah meliputi SD hingga SMA.

Pulsa yang ditawarkan utamanya untuk mengakses zoom meeting ataupun website pembelajaran online lainnya.

"Bantuan ini berlaku selama masa daring. Jadi siswa yang hendak memanfaatkan bantuan ini, bisa menyetor data diri. Apabila kuotanya habis, maka siswa bisa melapor ke sekolah," ujar Sukarta.

Mantan Kadisos Bangli itu, juga tidak memungkiri bahwa tidak seluruh siswa memiliki perangkat selular.

Dalam hal ini pihak Disdik telah menyiapkan pembelajaran luar jaringan (luring), dimana guru akan mendatangi kediaman siswa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Badung Refocusing Dana Rp 274 M Lebih untuk Covid-19, Berikut Rinciannya

17 Kasus Positif Covid-19 Baru di Jembrana, Salah Satunya Pejabat Tinggi

Maverick Vinales Kian Waspada Setelah Satu Pembalap Dinyatakan Positif Covid-19

"Harapan kami bantuan ini bisa meringankan beban orangtua siswa terhadap kebutuhan pulsa untuk anaknya. Sekarang karena pulsa telah tertangani, tinggal keseriusan siswa untuk mengikuti pelajaran daring," katanya.

Sukarta menambahkan, sejatinya saat masuk ke zona orange, Bangli sudah siap menerapkan pembelajaran tatap muka.

Namun mengingat Bangli saat ini kembali masuk zona merah, maka pembelajaran tatap muka untuk sementara ditunda, sembari melakukan pemantauan terhadap perkembangan zona wilayah.

"Sejatinya seluruh sekolah kami memang sudah siap dengan protokol kesehatan. Walaupun nantinya jadi diterapkan pembelajaran tatap muka, pembelajaran secara daring juga tetap dilaksanakan. Sebab tatap muka hanya diikuti oleh 50 persen siswa di satu kelas," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved