Breaking News:

Sponsored Content

FHIS Undiknas Bersama DPN Peradi Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokasi secara Daring

PKPA dilaksanakan sesuai tertuang dalam nota kesepahaman kerja sama antara Undiknas dengan DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Pelaksanaan PKPA FHID Undiknaa bersama DPN Peradi Gedung B, Kampus Undiknas, Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pada Sabtu (12/9/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokasi (PKPA) secara online dari Gedung B, Kampus Undiknas, Jalan Bedugul, Sidakarya, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, pada Sabtu (12/9/2020).

PKPA dilaksanakan sesuai tertuang dalam nota kesepahaman kerja sama antara Undiknas dengan DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

PKPA sudah dilaksnakan Undiknas bersama DPN Peradi sejak tahun 2017 lalu dan sudah keenam kalinya dilaksanakan.

Berbeda dengan periode 3 tahun sebelumnya, DPN Peradi mengeluarkan aturan pelaksanaan secara daring karena situasi masa pandemi covid-19 guna memutus rantai penyebaran virus.

Pencairan Subsidi Gaji Tahap III Memerlukan Lebih Banyak Waktu, Ini Kata Kemenaker

Temui Anies Baswedan, Doni Monardo Sebut Besok Kepastian Diberlakukannya PSBB Total atau Tidak

Lionel Messi Tetap Jadi Kapten Barcelona Musim 2020-2021

PKPA ini merupakan kedua kalinya diselenggarakan tahun ini, pada periode kali ini diikuti oleh 42 calon advokat dari berbagai daerah diselenggarakan mulai 11 September 2020 hingga 17 Oktober 2020.

Ketua Pelaksana PKPA, Putu Eva Ditayani Antari menjelaskan, PKPA merupakan sarana pendidikan bagi mereka yang berlatar belakang pendidikan tinggi ilmu hukum dan ingin berprofesi sebagai advokat.

Pada mata kuliah hari ini disampaikan materi tentang hukum acara pidana oleh Advokat I Nyoman Hudi Adnyana dari DPC Peradi Denpasar dan hukum acara perdata dan pidana oleh akademisi dosen Undiknas, I Gusti Ag. A Mas Triwulandari dan Dr. I Made Wirya Darma.

"PKPA merupakan tahapan agar para calon advokat ini bisa menjadi advokat yang memiliki kapabilitas dalam beracara," kata dia saat dijumpai Tribun Bali.

Ia menjelaskan, pendidikan profesi advokasi ini berbeda dengan pendidikan profesi lainnya, di mana perguruan tinggi diamanatkan menyelenggarakan PKPA bersama DPN Peradi.

Halaman
123
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved