Ini Gejala Overdosis 5 Obat-obatan Napza, Apa Saja Itu?
Overdosis atau Kelebihan dosis adalah gejala terjadinya keracunan akibat obat yang melebihi dosis yang bisa di terima oleh tubuh
Penulis: Noviana Windri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bai, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Overdosis atau kelebihan dosis adalah gejala terjadinya keracunan akibat obat yang melebihi dosis yang bisa di terima oleh tubuh.
Pada penggunaan napza, overdosis terjadi bukan hanya karena kelebihan dosis tapi penggunaan napza secara bersamaan.
Banyak pengguna narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif (napza) yang tidak menyadari akan bahaya menggunakan napza secara bersamaan.
Dengan mengkunsumsi napza jenis satu dengan lainnya atau bisa juga napza dikombinasikan dengan alkohol yang bisa menyebabkan overdosis.
• 5 Hal Ini Dapat Membantu Anda Membuat Bibir Gelap Menjadi Merah Alami
• Ini 3 Aturan Jalan Kaki yang Bisa Bikin Anda Jadi Cepat Kurus, Apa Saja Itu?
• Alasan Ahok Usul Bubarkan Saja Kementerian BUMN, Bercermin dari Apa yang Dilihatnya di Pertamina
Berikut gejala overdosis 5 obat-obatan Napza berdasarkan penjelasan Kepala PTRM Sandat RSUP Sanglah, dr. Luh Nyoman Alit Aryani., SpKJ (K).
Gejala overdosis obat penghilang rasa sakit (OPIAT)
1. Pupil mengecil
2. Meracau
3. Mendengkur (sebagai akibat daei tersumbatnya saluran napas)
4. Hilang kesadaran (tidak dapat bangun)
5. Napas dangkal/pendek atau tidak dapat bernapas sama sekali
6. Tidak dapat bernapas, tersedak
7. Kulit pucat dan kebiruan, terutama sekitar bibir
8. Kejang, mulut berbusa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-seseorang-yang-bunuh-diri-karena-overdosis-obat.jpg)