Breaking News:

Menjelang Akhir September 2020, Konsumsi BBM dan LPG Meningkat

Semenjak dibukanya kembali kegiatan perekonomian dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, menjadi salah satu faktor kenaikan konsumsi BBM

Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Suasana masyarakat mengisi BBM di SPBU 

TRIBUN-BALI.COM - Sejak diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus mencatat adanya tren kenaikan konsumsi BBM dan LPG di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Menjelang akhir September ini, Pertamina mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) sebesar 20% dan BBM jenis Gasoil (Solar, Biosolar, Dexlite, Pertamina Dex) sebesar 51% dibandingkan dengan bulan Mei 2020 ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah.

Rustam Aji, Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus menyampaikan bahwa adanya kenaikan konsumsi ini dikarenakan mulai diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru dengan protokol kesehatan.

“Semenjak dibukanya kembali kegiatan perekonomian dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, menjadi salah satu faktor kenaikan konsumsi BBM saat ini,” ujarnya.

Bertambah, Satu Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Jembrana

Dalami Kebakaran di Kejagung, Enam Ahli Diminta Keterangannya, Termasuk Pembuat Lift

Anies Baswedan Klaim Kasus Covid-19 di Jakarta Melandai Selama PSBB

Pada bulan Mei 2020 kemarin, Pertamina mencatat rata-rata harian konsumsi BBM jenis Gasoline sebesar 13.100 KL/hari dan BBM jenis Gasoil sebesar 4.900 KL/hari.

“Sedangkan pada bulan September ini, rata-rata harian penyaluran BBM di Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT naik menjadi 15.800 KL/hari untuk Gasoline dan 7.400 KL/hari untuk Gasoil,” tambah Rustam.

Pertamina juga mencatat kenaikan konsumsi LPG (LPG PSO dan NPSO) di wilayah Jatimbalinus.

Tercatat menjelang akhir bulan September ini konsumsi rata-rata harian sebesar 4.800 MT/hari naik 6% dibandingkan konsumsi bulan Mei 2020 saat PSBB dengan rata-rata harian sebesar 4.500 MT/hari.

Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat, termasuk BBM Bersubsidi atau bahan bakar Jenis BBM Tertentu (JBT) serta BBM Penugasan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah.

Di wilayah MOR V (Jatim, Bali, NTB, NTT), jumlah tersebut terdiri dari BBM Bersubsidi jenis BioSolar sebesar 2.8 juta KL dan BBM Penugasan jenis Premium sebanyak 2.3 juta KL.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved