Virus Corona
Cek Kehalalan Vaksin asal China, Ini yang dilakukan MUI dan Pemerintah RI
Masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim, tidak perlu ragu lagi dengan status halal vaksin Covid-19.
Cek Kehalalan Vaksin asal China, Ini yang dilakukan MUI dan Pemerintah RI
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah terus berupaya menyediakan vaksin corona bagi 270 juta penduduk Indonesia.
Sejumlah kerjasama dijalin dengan perusahaan-perusahan pembuat vaksin, mulai dari Sinovac, Sinofarm, dan Cansino.
Dari tiga perusahaan vaksin asal China tersebut, Pemerintah telah mengamankan 270 juta dosis vaksin Covid-19 untuk tahun depan.
Namun, jumlah itu masih kurang dari total kebutuhan awal, yakni 320 juta dosis.
Baca juga: Hasil Riset Terbaru! Virus Corona Bertahan di Layar HP dan Uang Kertas 28 Hari
Baca juga: WHO: Stop Lockdown karena Bikin Orang Miskin Bertambah Miskin
Baca juga: Nasib Liga 1 Ditentukan Besok, Begini Sikap Pelatih Persib Bandung
Perlu diketahui, setiap orang akan mendapat jatah vaksinasi sebanyak dua kali dalam setahun.
Sisa kebutuhan vaksin, sekitar 50 juta dosis akan dipenuhi pada 2022.
”Dalam perencanaan untuk tahun 2021 itu sudah secure untuk kebutuhan 135 juta orang. Jumlah vaksin sekitar 270 juta untuk 2021. Sisanya nanti terus didorong untuk 2022,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (12/10/2020).
Airlangga mengatakan, penyediaan vaksin corona dari tiga perusahaan China itu sudah memasuki tahap final, seperti penyediaan 143 juta dosis vaksin corona dari Sinovac.
Menurutnya, pemerintah saat ini sudah memiliki perencanaan penyediaanya.
”Kemudian finalisasi dengan beberapa supplyer atau beberapa vaksin provider seperti Sinovac kita sudah punya schedule detail pengadaan 143 juta dan ini seluruhnya nanti awalnya akan kerja sama dengan Bio Farma,” terang Airlangga.
Sementara penyediaan vaksin corona dari Sinopharm ada 15 juta dosis di 2020.
Kemudian, vaksin dari Cansino sebanyak 100 ribu dosis di akhir Desember dan 15 juta dosis di 2021.
Selain dengan Sinovac, Sinofarm, dan Cansino, Pemerintah kini juga tengah menjajaki kerja sama dengan produsen vaksin asal Inggris, AstraZeneca.
Airlangga mengatakan, ada 100 juta dosis vaksin yang dipersiapkan dalam kerja sama ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin-covid-19.jpg)