Breaking News:

Pelayanan Kependudukan Terhambat di Masa Pandemi, Pemprov Bali Luncurkan Aplikasi GISA

Situasi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menyebabkan pengurusan administrasi oleh masyarakat terkait kependudukan menjadi sedikit terhambat

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dokumentasi Pemprov Bali
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina menjadi narasumber dalam Webinar Disdukcapil Menyapa Masyarakat, Senin (12/10/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Situasi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menyebabkan pengurusan administrasi oleh masyarakat terkait kependudukan menjadi sedikit terhambat.

Apalagi, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar Pemerintah Daerah melakukan pembatasan waktu layanan terhadap masyarakat dengan mengalihkannya kepada teknologi informasi.

Guna memenuhi informasi masyarakat dalam proses pengurusan administrasi kependudukan, Pemerintah Pusat meneruskan kepada Pemerintah Daerah agar terus meningkatkan efektivitas layanan masyarakat melalui teknologi informasi.

Salah satu layanan teknologi informasi tersebut yaitu dengan meluncurkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).

Baca juga: Corona Belum Usai, Muncul Lagi Virus Baru di China Bernama Norovirus, 70 Orang Jadi Korban

Baca juga: Masuki Musim Hujan, DLHK Badung Bersihkan 10 Ton Lebih Sampah di Pinggir Pantai

Baca juga: Soal Penularan Virus Covid-19, Suarjaya : Banyak Warga Bali yang Belum Percaya

"Aplikasi GISA ini dapat bisa diinstal di ponsel android dan bisa diunduh gratis melalui Google Playstore," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina saat menjadi narasumber dalam Webinar Disdukcapil Menyapa Masyarakat, Senin (12/10/2020).

Anom Agustina menjelaskan, bahwa Pemerintah meluncurkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan berupa chatbot bernama GISA untuk layanan administrasi kependudukan (adminduk).

Pemanfaatan teknologi tersebut dimaksudkan agar pelayanan tetap lancar di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Kali Pertama Sidang Jerinx Tatap Muka, Media Dilarang Meliput Proses Persidangan

Baca juga: Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Berlanjut, Hari Ini KSPI Dan 32 Federasi Buruh Kembali Turun ke Jalan

Baca juga: Dikenal Pandai Bergaul hingga Mahir Merayu, Gemini Tak Cocok Disandingkan dengan 3 Zodiak Ini

Dengan chatbot GISA, masyarakat bisa bertanya layaknya percakapan dengan seorang petugas. Informasi terkait pelayanan di kantor layanan Dukcapil, seperti prosedur pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), syarat-syarat pencatatan pernikahan, akta kelahiran, informasi biaya, dan sebagainya dapat diperoleh dari GISA secara cepat dan akurat.

Menurutnya, dalam beberapa waktu ke depan, setiap kantor layanan Dukcapil akan secara khusus meningkatkan pelayanan publik di daerah setempat dengan memberikan informasi spesifik, seperti lokasi kantor layanan, nomor kontak petugas, informasi waktu penyelesaian serta menerima masukan dari masyarakat.

Baca juga: BREAKING NEWS - Jelang Sidang Offline Jerinx, Penjagaan Diperketat

"Dengan demikian, meskipun tanpa kontak langsung dengan petugas, pelayanan masyarakat tetap dapat berjalan dengan lancar dan baik”, ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved