Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pilkada Serentak

Kedua Paslon Bupati Bangli Mengaku Siap Debat Pertama

Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati dijadwalkan tanding pertama melalui debat terbuka hari ini.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Paket Bagus dan Sadia ketika pendaftaran bakal calon belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati dijadwalkan tanding pertama melalui debat terbuka hari ini.

Kedua paslon pun mengaku sudah memiliki persiapan matang jelang acara.

Seperti Paslon 1, I Made Subrata dan Ngakan Made Kutha Parwata.

Paslon yang menyebut dirinya sebagai paket Bagus itu mengaku persiapan mereka jelang debat terbuka sudah sangat matang.

“Yang jelas dari tim, dari relawan semua sudah disiapkan. Sekarang tinggal kandidatnya, mampu nggak menjalankan persiapan itu,” ujar Made Subrata, ketika dikonfirmasi Senin (19/10/2020).

Baca juga: Dewan Bali Minta Layanan Rapid dan Swab Test Digratiskan

Baca juga: Kata Ahok Bila Dirinya Menjadi Presiden RI, Rencanakan Pemutihan Dosa Hingga Diskon untuk Prajurit

Baca juga: APBD 2021 Rampung, Mahayastra Ajak Semua Pihak Tingkatkan Pendapatan Daerah

Subrata optimistis mampu menyampaikan segala materi yang telah disiapkan baik dari tim maupun relawan Paket Bagus.

Terlebih dengan pengalamannya selama puluhan tahun memimpin, mulai dari kelihan dusun hingga perbekel.

Tak hanya dirinya, Subrata pun menegaskan jika Gusdek (Ngakan Made Kutha Parwata) sudah sangat-sangat siap dalam menghadapi debat terbuka hari ini.

“Saya selaku mantan perbekel selalu belajar dengan beliau selaku senior. Artinya kolaborasi paket ini tidak perlu diragukan lagi,” tegasnya.

Baca juga: Karantina Pasien Covid-19 Tak Bergejala, Pemkot Denpasar Sediakan 150 Kamar Hotel

Baca juga: Kemudi Patah dan Baling-Baling Bengkok, Kapal Roro Nusa Jaya Abadi Kembali Tidak Beroperasi

Baca juga: Momen Haru Serda Sahidin Hormat ke Sang Putra yang Telah Dilantik Jadi Perwira

Ada banyak hal yang menjadi fokus Paket Bagus dalam debat nanti. Salah satunya adalah mensingkronisasikan antara potensi Kabupten Bangli, antara lain pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dengan pariwisata.

Subrata menambahkan dengan konsep 'Menata Kota Membangun Desa’ , pihaknya ingin membuat Bangli unggul.

"Mungkin penjabarannya nanti pada saat debat akan saya jabarkan. Nanti masyarakat yang menonton juga akan tau apa sih 'Asta Wakra Nangun Bangli' itu," ungkapnya.

Subrata menegaskan, inti sebagai calon pemimpin itu berani mengambil keputusan. Dan seorang pemimpin itu bicara masalah kejujuran, tanpa adanya syarat kepentingan.

Baca juga: Dewan Puji Kebijakan Koster Soal Penambahan Dana Bantuan ke Desa Adat untuk Penanganan Covid-19

Baca juga: Terkait Kebijakan Pengadaan Vaksin Covid-19, Presiden Jokowi Wanti-wanti Begini Kepada Para Menteri

Baca juga: Terkait Kebijakan Pengadaan Vaksin Covid-19, Presiden Jokowi Wanti-wanti Begini Kepada Para Menteri

Pihaknya pun menegaskan tidak ada syarat kepentingan terkait majunya menjadi Calon Bupati Bangli.

"Kepentingan saya hanya ingin memperbaiki Bangli ke depan, dan membawa aspirasi masyarakat. Kalau kepentingan secara politik tidak ada. Karena saya bukan di kaderisasi. Bahkan saya tidak ada di struktur. Pengalaman saya cuma jadi perbekel dan kelian banjar. Dan Bangli harus bangga tatkala seorang kelian banjar menjadi bupati nantinya," ujar adik Bupati Bangli, I Made Gianyar itu.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved