Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Baru 8 Hari Berada di Zona Kuning, Kini Status Buleleng Meningkat ke Zona Orange

Baru delapan hari berada dalam zona kuning, status Buleleng kini meningkat jadi zona orange alias wilayah dengan risiko sedang penyebaran Covid-19.

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sekda Buleleng, Gede Suyasa 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Baru delapan hari berada dalam zona kuning, status Buleleng kini meningkat jadi zona orange alias wilayah dengan risiko sedang penyebaran Covid-19.

Peningkatan status ini terjadi sejak Kamis (5/11/2020) sore kemarin.

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, penetapan status penyebaran Covid-19 ini dilakukan oleh pusat dengan berbagai perhitungan kriteria.

Baca juga: WIKI BALI - Gung Mas Pemayun Berhasil Sandang Puteri Cilik Indonesia Persahabatan 2020

Baca juga: Satu-satunya Provinsi yang Miliki Pergub, Bali Dipilih PLN Kembangkan Industri Panel Surya

Baca juga: Wujudkan Penggunaan Energi Bersih, Koster Lakukan Uji Coba Bus Listrik di Denpasar

“Ada 14 kriteria yang dihitung. Salah satunya melihat apakah di wilayah itu mesin PCR-nya sudah berfungsi, bagaimana hasil swab test massalnya, bagaimana ketersedian bed di rumah sakit. Sehingga saat dikalkulasikan masuk jadi zona orange,” terang Suyasa.

Jika melihat dari segi lonjakan kasus, Suyasa menyebut, Buleleng tidak terlalu signifikan.

Kasus baru terkonfirmasi setiap harinya rata-rata hanya berjumlah dua hingga lima orang.

Demikian dengan tingkat kesembuhan, sudah mencapai 91.39 persen, atau dengan jumlah mencapai 967 orang.

Baca juga: Walikota Rai Mantra Buka Konferensi PGRI Denpasar, Harap PGRI Lebih Inovatif Memajukan Pendidikan

Baca juga: Pacar Digoda, ABG ini Ikat Kaki dan Tangan Sebayanya Lalu Dibiarkan Tewas Tenggelam di Kubangan

Baca juga: Tiga Kali Dipenjara, Residivis Curanmor Ditangkap Setelah Sempat Kabur ke Lombok

“Penilaian zona ini dilakukan oleh pusat setiap minggu. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mesin PCR di RSUD sudah mulai berfungsi, dan hasil swab test massal tidak banyak yang terkonfirmasi, sehingga Buleleng minimal bisa kembali ke zona kuning,” ucapnya.

Di sisi lain, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng, pada Jumat (6/11/2020) terdapat penambahan kasus baru terkonfirmasi sebanyak tiga orang.

Dengan rincian satu orang asal Kecamatan Seririt. Satu orang asal Kecamatan Buleleng.

Satu lainnya asal Kecamatan Sawan.

Baca juga: Beasiswa Perguruan Tinggi Diusulkan Pada APBD Perubahan 2021, Penerima Dapat Rp 1 Juta Per Bulan

Baca juga: Donald Trump Mengamuk di Twitter Merasa Dicurangi, Greta Thunberg Sindir Pedas: Tenang Donald!

Baca juga: Cerita Mistis Hotel Hantu Bedugul, Ini Yang Harus Dilakukan Saat Lewat atau Mendatanginya

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng juga mengumumkan, terdapat penambahan enam pasien yang telah dinyatakan sembuh.

Dua di antaranya adalah warga asal Kecamatan Banjar. Dua orang asal Kecamatan Buleleng. Satu orang asal Kecamatan Sukasada. Dan satu lainnya asal Kecamatan Kubutambahan.

Dengan demikian, kini jumlah pasien Covid-19 yang masih dirawat tersisa lagi 38 orang.

Lima di antaranya dirawat di RSUD Buleleng. Lima orang dirawat di RS Karya Dharma Usada. Lima orang dirawat di RS Kertha Usada.

Satu orang dirawat di RS Tangguwisia , 21 orang di isolasi di salah satu hotel Denpasar. Dan satu lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved