Bali United
Kontrak Akan Habis, Leonard Tupamahu Berharap Pensiun Bersama Bali United
Penundaan bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 hingga Februari 2021 mendatang tak hanya berdampak pada mental pemain akan tetapi bagi manajeme
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, BALI - Penundaan bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 hingga Februari 2021 mendatang tak hanya berdampak pada mental pemain akan tetapi bagi manajemen sebuah kesebelasan.
Seperti halnya tim asal Pulau Dewata, Bali United FC, diketahui sebanyak 29 dari 34 pemain habis masa kontraknya, termasuk di antaranya pemain bertahan Leonard Tupamahu.
Artinya hanya tersisa lima orang pemain yang masih dalam masa kontrak jika Kompetisi Lanjutan Liga 1 2020 digelar pada Februari 2021 hingga Juli 2021 mendatang.
Baca juga: Pamer Foto Mesra, Ayu Ting Ting Tepis Kabar Putus dari Adit Jayusman
Baca juga: Calon Istri Sule Nathalie Holscher Telah Miliki Anak? Orang Terdekat Buka Suara
Baca juga: Dikabarkan Bercerai, Ririn Dwi Ariyanti Ungkap Alasan Tak Hadir di Ulang Tahun Aldi Bragi
Sebagai pemain senior, Leonard Tupamahu memberikan bocoran kemungkinan-kemungkinan yang terjadi terkait dengan kontrak pemain.
Ia juga mengemukakan harapannya untuk pensiun bersama klub Bali United FC.
Salah satu peluang negosiasi adalah perpanjangan kontrak dengan jangka pendek sesuai jadwal kompetisi yakni hingga bulan Juli 2021 mendatang untuk menyelamatkan nasib tim maupun pemain.
Berbicara kondisi finansial tim, tentu saja dampak pandemi Covid-19 memberikan pengaruh besar.
Angin segar pun datang dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga.
Baca juga: Kerja Bareng Suami Siri Edarkan Puluhan Ribu Pil Koplo, Nanik Minta Keringanan Hukuman
Baca juga: Pekerja Migran Indonesia Kembali Bekerja, Tujuan Dibatasi Hanya 23 Negara
Baca juga: Satu-satunya Provinsi yang Miliki Pergub, Bali Dipilih PLN Kembangkan Industri Panel Surya
PT LIB menyampaikan bahwa kontribusi komersial kepada klub pada Oktober 2020 hingga Januari 2021 akan diberikan dengan besaran 25 persen dari nilai kontribusi Rp 800 juta per bulan yang telah ditetapkan sebelumnya dan akan dibayarkan pada saat kompetisi berjalan.
Apabila kompetisi berjalan sesuai rencana pada Februari-Juli 2021, maka kontribusi komersial untuk Februari-Juli 2021 tetap diberikan dengan nilai Rp 800 juta per bulan untuk setiap klub.
"Soal kontrak, pertama, saya sangat memahami kondisi sekarang ini, saya sendiri mengapresiasi manajemen Bali United, masa masa sekarang kesulitan cari uang harus putar otak bayar gaji pemain, bill-bill lainnya di tengah kompetisi yang belum jelas," kata Leo dalam program Bincang bersama Tribun Bali, pada Kamis (5/11/2020).
Baca juga: Wujudkan Penggunaan Energi Bersih, Koster Lakukan Uji Coba Bus Listrik di Denpasar
Baca juga: Samuel Reimas Latihan Bareng Eks Kiper Bali United Kadek Wardana di Ubud
Sehingga, eks Pemain Persija Jakarta itu memprediksi, manajemen pun sama - sama masih menunggu kejelasan bergulirnya kompetisi lanjutan untuk perpanjangan kontrak pemain.
"Saya berharap dengan adanya kejelasan bergulirnya liga menjadi jalan manajemen bisa membuat negosiasi untuk kontrak pemain yang habis," ucapnya.
Pemain berdarah Maluku itu juga berbicara terkait kontrak tim dan pemain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemain-bali-united-leonard-tupamahuu.jpg)