Breaking News:

Beberapa Akses Jalan Menuju Objek Wisata di Nusa Penida Masih Perlu Perbaikan

Permasalahan infrastruktur menuju objek wisata di Nusa Penida masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Masalah infrastruktur menuju objek wisata masih menjadi perhatian saat pelaksanaan bedah desa di Nusa Penida, Sabtu (8/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Selain potensi pariwisata yang dimiliki Kecamatan Nusa Penida, permasalahan infrastruktur menuju objek wisata masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

Hal ini pun sempat menjadi perhatian Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, saat bedah desa di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali.

Suwirta menjelaskan, ada beberapa infrastruktur atau akses jalan menuju destinasi yang masih dalam kondisi rusak dan perlu pelebaran.

Seperti jalan menuju pantai Gamat dan pantai Amok sepanjang 2 kilometer yang perlu dilakukan pelebaran.

Baca juga: Tim Gabungan Gugus Tugas dan Satgas Covid-19 Sosialisasi Prokes di Pantai Sanur, Rencana Ada Sanksi

Baca juga: Viral Video Syur Mirip Artis Gisel, Sosiolog Unud Ingatkan Teknologi Bisa Mengkhianati

Baca juga: Polisi Persilakan Habib Rizieq Pulang ke Tanah Air, Bagaimana Kasus yang Pernah Menjeratnya?

Jalan dari pertigaan Banjar Penida menuju objek wisata Broken Beach sepanjang 3 kilometer dan jalan menuju Dusun Pundukaha Kaja Desa Bunga Mekar sepanjang 4 kilometer juga perlu dibenahi.

Dengan dibukanya akses itu dipastikan jarak tempuh ke dua lokasi tersebut akan lebih singkat dari objek wisata Crystal Bay.

"Tentu akan kami tindaklanjuti perencanaannya, tetapi desa agar memastikan dulu pembebasan lahannya. Dengan itu kita akan dorong apakah dengan anggaran kabupaten, provinsi atau pusat," jelas Suwirta, Minggu (8/11/2020).

(*).

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved