Breaking News:

AWK Dilaporkan ke BK DPD RI

BREAKING NEWS - Hari Ini Forkom Taksu Bali Laporkan AWK ke BK DPD RI di Senayan

Sebanyak 35 lembaga masyarakat Hindu Bali yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkom) Taksu Bali melaporkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - Massa Forum Taksu Bali menggelar demo terkait pernyataan Arya Wedakarna (AWK) dari Lapangan Renon menuju Kantor DPD RI Bali, pada Selasa (3/11/2020). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 35 lembaga masyarakat Hindu Bali yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkom) Taksu Bali melaporkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Perwakilan Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Wedasteraputra Suyasa (AWK) ke Badan Kehormatan DPD RI hari ini, Selasa (10/11/2020).

Koordinator Forkom Taksu Bali, I Ketut Wisna mengatakan, di BK DPD RI sudah ada tim khusus yang menyikapi polemik dari AWK.

"Sudah ada waktu, sudah ditetapkan sebentar, sore hari ini (kami diterima) dari tim BK DPD RI di Senayan," kata Wisna saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon dari Denpasar.

Baca juga: Dilaporkan ke Badan Kehormatan DPD RI Oleh 35 Organisasi, AWK: Silakan Saja

Baca juga: Terkait Pernyataan Kontroversial AWK, Ida Pedanda Sebut Banyak Brahmana yang Sempat Emosi

Wisna menuturkan, dalam pelaporan ini Forkom Taksu Bali lakukan bersama delapan orang perwakilan.

Pihaknya melaporkan AWK ke BK DPD RI berkaitan dengan dugaan kode etik yang dilanggar oleh AWK karena selama ini telah banyak membuat kegaduhan di Bali.

Salah satunya, mengenai ucapan di kalangan pelajar yang dinilai memperbolehkan seks bebas asalkan memakai kondom.

Wisna menilai, hal tersebut tidak seharusnya diungkapkan oleh seorang pejabat.

Baca juga: AWK Minta Maaf Via Instagram, Ketua PHDI Bali: Ucapan Harus Direalisasikan dengan Wujud Perilaku

Baca juga: Dampingi Permintaan Maaf AWK, Ida Pedanda Wayahan Bun : Dia Memang Sering ke Sini

Tak hanya itu, Forkom Taksu Bali juga menilai bahwa AWK telah melecehkan simbol-simbol agama Hindu Bali.

"Bukankah seorang pejabat seharusnya memberikan suatu keteduhan, pembinaan terhadap masyarakat. Tetapi malahan ini menimbulkan suatu kericuhan-kericuhan," kata Wisna.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved