Breaking News:

Corona di Bali

Sempat 100 Persen, Tingkat Hunian Ruang Isolasi RSUD Wangaya Kini Turun 60 Persen

Sejak bulan Oktober 2020, tingkat hunian di ruang isolasi RSUD Wangaya mengalami penurunan.

Pixabay
Ilustrasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sejak bulan Oktober 2020, tingkat hunian di ruang isolasi RSUD Wangaya mengalami penurunan.

Hingga saat ini, dari 50 ruangan yang disiapkan hanya dihuni oleh 60 persen pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, kondisi ini terjadi karena adanya penurunan kasus positif Covid-19 di Denpasar.

Baca juga: Anak-Anak Alm Serda Juaniko Dos Santos Dapat Bantuan Satu Unit Rumah, Diserahkan Pangdam IX/Udayana

Baca juga: Ubah Garasi Jadi Warung Kopi, Sengap Clekontong Mas: Kopinya Memang Biasa, Tapi Penjaganya Spesial

Baca juga: Masih Dapati Warga Langgar Prokes, Polres Klungkung Sebut Edukasi Harus Terus Dilakukan

“Hunian ruang isolasi di RSUD Wangaya, dari 50 tempat tempat isolasi, mulai Oktober sampai November tingkat hunian rata-ratanya 60 persen. Terjadi penurunan,” kata Dewa Rai saat diwawancarai Selasa (10/11/2020).

Ia menyebut, saat bulan Agustus hingga September, tingkat hunian sempat mencapai 100 persen.

Kini hanya ditempati sekitar 28 sampai 30 ruangan saja, dari 50 ruangan yang tersedia.

Baca juga: Hadapi Agresivitas China, Taiwan Cemaskan Kebijakan Joe Biden yang Dinilai Terlalu Ramah

Baca juga: Proses Kasus Dugaan Penganiayaan AWK terhadap Ajudan Masih Berlanjut di Polda Bali

Baca juga: Bali Kaji Buka Kembali Rute Penerbangan Internasional, Dikabarkan Dibuka Awal Desember 2020

“Ini artinya, penularan Covid-19 di Denpasar mulai melandai dibandingkan periode Agustus dan September bahkan sampai 100 persen,” katanya.

Menurutnya, menurunnya kasus positif Covid-19 ini tidak terlepas dari upaya yang dilakukannya selama ini.

Baik yang dilakukan satgas desa dan kelurahan maupun gugus tugas dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Maybank: Tersangka A Palsukan Data Winda Saat Buka Rekening Tabungan

Baca juga: Joe Biden Senang Vaksin Pfizer 90 Persen Efektif Cegah Virus Corona

Selain itu, hal ini juga tidak terlepas dari penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, sehingga ketaatan masyarakat meningkat.

“Kami juga tetap edukasi dan batasi kegiatan masyarakat maupun pelaku usaha yang cenderung hadirkan masa banyak. Tak hanya di Wangaya, beberapa RS Rujukan juga tingkat huniannya mulai menurun,” kata Dewa Rai. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved