Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Viral, Video Singa Mati Mengapung, Kebun Binatang China: Dia Hanya Istirahat

 "Kami tidak punya insiden seperti itu di sini. Singa itu hanya sedang berbaring di sana dan beristirahat. Dia tak akan mati," kata si manajer

Editor: Wema Satya Dinata
TikTok via The Sun
Bangkai singa Afrika yang mati mengapung terekam berada di Kebun Binatang Handan Foshan di Hebei, China. Pihak kebun binatang awalnya bersikeras binatang itu hanya beristirahat, sebelum akhirnya mengakui singa tersebut mati. 

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah video memilukan viral di China, di mana seekor singa diketahui mati mengapung di sebuah kolam kebun binatang, di depan para pengunjung.

Insiden itu terekam pada Kamis (12/11/2020), di Kebun Binatang dan Alam Liar Handan Foshan di Provinsi Hebei, kawasan utara "Negeri Panda".

" Singa itu mati. Ya Tuhan. Ini sangat menyedihkan," demikian suara si perekam dalam video yang diunggah di aplikasi Tiktok.

Dilaporkan Daily Mail. rekaman aslinya langsung dihapus si pemilik, dengan manajemen bersikukuh bahwa ‘kucing besar’ itu masih hidup.

 "Kami tidak punya insiden seperti itu di sini. Singa itu hanya sedang berbaring di sana dan beristirahat. Dia tak akan mati," kata si manajer kepada Handan Television.

Baca juga: Rumput Stadion Dipta Gianyar Dipindah ke Lapangan Baru Bali United di Pantai Purnama Sukawati

Baca juga: Per 1 Januari 2021 BBM Premium di Jawa, Madura & Bali Akan Dihapus, Ini Kata Pertamina & BPH Migas

Baca juga: Tulis Penolakan RUU Minuman Beralkohol dan Tantang Tim Prabu, Pria Ini pun Ditangkap

Setelah itu si pemilik seperti diberitakan The Sun Jumat (13/11/2020) mengonfirmasi, kucing besar itu memang mati mengapung di kolam.

 Salah satu manajer bermarga Yang mengungkapkan, hewan jenis singa Afrika itu tenggelam di kolam karena dia sakit dalam waktu yang lama.

"Kami membiarkannya menikmati hari ini (Kamis). Dia kemudian lompat ke kolam dan tenggelam karena tak ada tenaga," jelas Yang.

Keesokan harinya dalam konferensi pers, wakil presiden tempat wisata itu menjelaskan bahwa si singa mati karena berusia tua.

 "Setelah melakukan pemeriksaan forensik, kami meyakini bahwa binatang ini mati karena usia tua," jelas Wakil Presiden Wu Guangshu.

Meski begitu, penegak hukum setempat menyatakan mereka bakal turun tangan dan menginvestigasi penyebab sebenarnya.

Rilis akan diberikan setelah otopsi digelar.

Born Free Foundation, badan alam satwa liar Inggris menyatakan, insiden itu mereka sebut "pengabaian brutal dan kejam akan kehidupan".

"Tindakan ini jelas harus disikapi. Saya akan menulis ke Kedutaan Besar China di London memberikan belasungkawa dan meminta mereka bertindak," kata dia.

 Rekaman itu menjadi perbincangan di dunia maya China, di mana netizen meminta agar kebun binatang tersebut ditutup saja.

Baca juga: Anies Baswedan Disebut-sebut Menjadi Saksi Nikah Putri Rizieq Shihab, Ini Penjelasan Ketua PA 212

Baca juga: 3 Arti Mimpi Tentang Burung, Pertanda Jodoh Mendekat, Tetap Waspada Seseorang Menusuk dari Belakang

Baca juga: Pernikahan Syarifah Najwa Shihab, Putri Habib Rizieq, Undangan 10.000 Orang, Berikut Ini 4 Faktanya

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved