Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

5.370 Pekerja di Nusa Penida Bali Dirumahkan dan PHK, Pemkab Klungkung Gelar Pasar Murah

banyak karyawan dan dirumahkan dan di PHK. Ini berdampak pada penurunan daya beli masyarakat

Tayang:
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Kambali
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wisatawan menikmati pantai di Nusa Penida belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA -  Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Klungkung, Bali menggelar pasar murah di 16 Desa di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali.

Upaya ini dilaksanakan, untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Apalagi di Kecamatan Nusa Penida terdapat total 5.370 Jiwa yang dirumahkan dan di-PHK.

Kabag Perekonomian Klungkung I Nyoman Susanta menjelaskan, pasar murah itu dilakukan secara maraton mulai tanggal 9 November 2020, sampai dengan 26 November 2020.

Pertimbangannya, karena masih berlangsungnya masa pandemi Covid-19  dan kondisi perekonomian masyarakat yang kian menurun, sehingga diperlukan upaya lain penyelamatan ekonomi berupa penyelenggaraan Pasar Murah.

Baca juga: Alami Kerugian Besar di Tengah Pandemi Covid-19, Manajemen JKT48 PHK Besar-besaran Staf dan Member

Baca juga: Berharap Tak Ada Lagi PHK

"Penetapan lokasi pasar murah di Nusa Penida, karena didasarkan pada fakta yang terjadi di lapangan, yakni transaksi hotel di Nusa Penida dan Lembongan turun sangat drastis, banyak karyawan dan dirumahkan dan di PHK. Ini berdampak pada penurunan daya beli masyarakat," ungkap Nyoman Susanta, Kamis (19/11/2020).

Berdasarkan data yang diterima tim TPID, jumlah pekerja yang dirumahkan/di-PHK selama masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Nusa Penida mencapai 5.370 jiwa.

Diharapkan dengan digelarnya pasar murah ini, bisa meningkatkan daya beli masyarakat di tengah lesunya perekonomian karena Covid-19.

"Komoditas yang dijual meliputi  beras , minyak goreng, gula pasir dan telur ayam ras. Harganya memang kami buat lebih murah dari pasar umum," ungkap Susanta.

Baca juga: Update PHK di Badung Bali, 1.551 Orang Di-PHK dan 42.409 Orang Dirumahkan Per Juli 2020

Baca juga: PHK Ratusan Karyawan Inul Vizta Karaoke di Jakarta, Inul Daratista Lemas : Maaf Ya

Selama beberapa hari pelaksanaan pasar murah, masyarakat setempat sangat antusias,karena harga yang cukup terjangkau jika dibandingkan dengan harga dipasaran.

Beras 1 sak yang berisi 10 Kilogram, diju dengan harga Rp9700 per sak.

Sementara telor ayam dijual dengan harga Rp3700 per tray.

"Tanggal 26 November 2020 nanti, pasar murah kami lanjutkan di Desa Lembongan dan Jungutbatu," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved