Corona di Bali

GWK Cultural Park Siap Dibuka Kembali 4 Desember Mendatang dengan Protokol Kesehatan Ketat

Garuda Wisnu Kencana (GWK) bersiap akan dibuka kembali untuk wisatawan. Setelah ditutup mulai bulan Maret 2020 menyusul merebaknya pandemi Covid-19. 

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi foto Garuda Wisnu Kencana, Badung 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Garuda Wisnu Kencana (GWK) bersiap akan dibuka kembali untuk wisatawan.

Setelah ditutup mulai bulan Maret 2020 menyusul merebaknya pandemi Covid-19. 

Rencananya, GWK Cultural Park akan dibuka untuk wisatawan per tanggal 4 Desember mendatang. 

Keputusan ini diambil manajemen GWK Cultural Park setelah melihat perkembangan penanganan Covid-19 khususnya di Bali.

Pihak manajemen juga berkordinasi pihak pemerintahan, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Bali saat akan bersiap membuka objek wisata ini. 

Baca juga: Perkara Jerinx SID Berlanjut, Jaksa Sebut Putusan Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Baca juga: 200 Ribu UMKM Manfaatkan DANA Bisnis, Meningkat 58 Persen dari Tahun Lalu

Baca juga: Hingga Kini, 184 Hotel dan Restoran di Badung Telah Menerima Dana Hibah Pariwisata dari Pusat

Andre R Prawiradisastra, GM Marketing Communications & Event mengatakan dalam persiapan pembukaan GWK telah mengantongi sertifikat Tata Kelola DTW.

"GWK Cultural Park telah mengantongi sertifikat kelola DTW dm menjadi bagian dari program promosi pariwisata yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang digulirkan semenjak pertengahan tahun 2020. Mulai dari program We Love Bali yang sudah berlangsung dari Bulan Oktober sampai akhir Desember hingga yang terbaru adalah penyelenggaraan CHSE Experience pada 27 November 2020 sebagai program simulasi penerapan protokol kesehatan dalam acara keramaian," jelasnya Kamis (26/11/2020). 

Baca juga: 244 Hotel dan Restoran Segera Terima Stimulus Pariwisata Kota Denpasar Tahap I

Baca juga: Jelang Tampil di AFC 2021, Ini Jadwal Latihan Pemain Bali United 

Baca juga: Tim Kajian Daerah Setjen Dewan Ketahanan Nasional Kunker di Bali, Lalu Sambangi Makodam IX/Udayana

Ia memaparkan persiapan demi persiapan sudah dilakukan mulai dari proses sertifikasi, pelaksanaan sosialiasi dan simulasi protokol kesehatan di GWK Cultural Park.

"Kita sudah persiapkan dengan matang mulai dari sertifikasi, pelaksanaan sosialisasi dan simulasi prokes sudah kita laksanakan. Ikon pariwisata termegah di Bali ini siap untuk menggeliatkan lagi laju industri pariwasata tanah air. GWK Cultural Park berharap agar semua pihak, para pemangku kepentingan khususnya dalam dunia pariwisata Indonesia memiliki optimisme yang sama bahwa pariwisata Indonesia akan bangkit dan berjaya," imbuhnya. 

Baca juga: Eka Saputra Ungkap Detik-detik Penangkapan Artis ST dan MA Terduga Kasus Prostitusi Online

Baca juga: 4 Orang Diduga Terlibat Prostitusi Online Ditangkap Polisi, 2 di Antaranya Artis

Baca juga: Tergiur Pulsa Gratis Rp 100 Ribu, Uang Tabungan Perempuan di Malang Ini Terkuras Ratusan Juta

Ia memastikan pelaksanaan protokol kesehatan ( CHSE) di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat pembukaan kembali dapat berjalan dengan baik, tanpa terkecuali bagi semua wisatawan, pengunjung dan karyawan yang bertugas.

"Setiap wisatawan yang berkunjung ke GWK Cultural Park diwajibkan mengenakan masker selama di dalam kawasan. Selain itu dilakukan pula pemindaian suhu tubuh, dengan diberikan stiker penanda bagi wisatawan yang suhu tubuhnya di bawah ambang batas yang ditetapkan."

"Puluhan titik hand sanitizer, wastafel cuci tangan, pengaturan jarak di loket tiket serta rambu himbauan untuk penerapan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan) telah disebar di kawasan GWK," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Corona di Bali
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved