Breaking News:

Pecatan Polisi di Buleleng Gelar Judi Tajen, Ketut Metriya: Saya Memang Tidak Punya Pekerjaan

Seorang pecatan polisi bernama I Ketut Metriya, diciduk aparat kepolisian sektor Kota Singaraja, gara-gara menggelar judi tajen.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan tersangka I Ketut Metriya, Kamis (26/11/2020). Pecatan polisi ini ditangkap gara-gara menggelar judi tajen di Lingkungan Penarungan. 

“Saat dilakukan penangkapan para bebotoh sudah kami berikan teguran lisan,” ucapnya. 

Sementara tersangka I Ketut Metriya mengaku terpaksa menggelar judi tajen karena tidak memiliki penghasilan.

Judi tajen ini sudah ia laksanakan selama dua hari, terhitung sejak Kamis (19/11) sampai Jumat (20/11/2020).

Selama menggelar judi tajen, Metriya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 150 ribu.

“Yang ikut tajen hanya tetangga-tetangga disekitar rumah saja. Selama dipecat saya memang tidak punya pekerjaan,” singkatnya.

Mantan Kasat Tahanan Diciduk Konsumsi Sabu
Sebelumnya, seorang mantan Kasat Tahanan dan Barangbukti (Tahti) Polres Buleleng diciduk akibat menggunakan narkotika jenis sabu-sabu. 

Iptu I Nyoman Kandra (58), hanya bisa tertunduk malu saat digelandang polisi ke hadapan awak media, Senin (23/11/2020).

Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP Made Derawi mengatakan, Kandra diciduk di Jalan Raya Lovina, tepatnya di depan supermarket Pepito, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng pada Kamis (19/11/2020) sekira pukul 19.30 Wita.

Dari hasil penggeledahan badan, ditemukan satu paket sabu, dengan berat 0.26 gram brutto.

Barang haram tersebut disembunyikan di dalam buku tabungan yang ada di dalam tasnya.

Baca juga: Kronologi Tewasnya Putu Ayu Bocah Asal Buleleng, Muntah & Mual Usai Makan Kerupuk Kulit Ikan Buntal

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved