Corona di Bali
Update Covid-19 di Denpasar: Kasus Positif Bertambah 36 Orang, 31 Pasien Sembuh dan Satu Meninggal
Senin (30/11/2020) diketahui kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 31 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 36 orang yang tersebar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar cenderung menunjukan tren yang berfluktuatif.
Senin (30/11/2020) diketahui kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 31 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 36 orang yang tersebar di 14 wilayah desa/kelurahan.
Seorang pasien dengan status domisili di Desa Ubung Kaja tercatat meninggal dunia.
Berdasarkan Data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan tinggi di tiga wilayah desa/kelurahan.
Baca juga: Banjar Kertasari Panjer Miliki Awig-awig Warga yang Menikah Wajib Tanam Pohon di Lingkungan Banjar
Baca juga: Potensi Peredaran Narkoba di Denpasar & Badung Masih Besar, Polisi Komitmen Tindak Tegas Bandarnya
Baca juga: Terkait Ancaman Pembunuhan, Nora Ngaku Sudah Memaafkan: Saya Kasihan Sama Orang Tuanya
Yakni Desa Pemogan yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 9 kasus baru.
Disusul Kelurahan Pedungan yang turut mencatatkan penambahan sebanyak 7 orang.
Desa Tegal Harum juga turut mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 6 orang.
Sementara itu, Desa Peguyangan Kangin, Kelurahan Peguyangan dan Kelurahan Renon mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang.
Sedangkan 8 desa/kelurahan lainya mencatatkan penambahan kasus msing-masing 1 orang dan sebanyak 29 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.
Untuk pasien meninggal dunia dikatehui seorang perempuan usia 43 tahun yang berdomisili di Desa Ubung Kaja.
Pasien diketahui positif Covid-19 pada 7 November 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 30 November 2020.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan.
Sehingga GTPP tetap memberikan perhatian serius bagi wilayah yang kasusnya yang cukup tinggi.
Rai mengatakan bahwa beragam upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.
Baca juga: Ini Panduan dan Ketentuan Ibadah Hari Raya Natal di Masa Pandemi yang Terbitkan Kemenag
Baca juga: Ramalan Zodiak Karier 1 Desember 2020: Taurus Mengalami Kemajuan, Aquarius Gagal, Capricorn Tegang
Baca juga: Menag Ingatkan Protokol Kesehatan, Begini Panduan Perayaan Natal di Masa Pandemi Covid-19