Beraksi di 4 TKP, Spesialis Pencurian di Counter HP di Denpasar Ini Berakhir di Balik Jeruji Besi

Pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di counter HP Nanda Cell Jalan Nusa Indah 55B, Denpasar Timur, Denpasar, Bali yang sempat viral

Dok. Dot Reskrimum Polda Bali
A R (27) pelaku Curat counter HP di Denpasar yang viral di medsos, saat berhasil diringkus Tim Resmob Polda Bali bersama sejumlah barang bukti 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan di counter HP Nanda Cell Jalan Nusa Indah 55B, Denpasar Timur, Denpasar, Bali yang sempat viral di media sosial Facebook berhasil diringkus Tim Resmob Polda Bali.

Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan mengatakan, total kerugian korban akibat ulah pelaku korban menderita kerugian mencapai Rp 18 juta. 

Baca juga: Penggeledahan di Rumah Dinas Edhy Prabowo, KPK Amankan 8 Sepeda dan Uang Rp 4 Miliar

Baca juga: Evakuasi Truk Pengangkut Jeruk Terguling di Tol Lampung, Polisi Malah Temukan 6 Bungkus Ganja

Baca juga: Ditangkap Bawa 67 Paket Sabu, Irawan Menerima Dipidana Bui 12 Tahun Penjara

"Tim Resmob Polda Bali telah mengamankan terhadap diduga pelaku tindak pidana Curat di Jalan Nusa Indah yang Viral Medsos dengan total kerugian korban Rp 18 juta," ujar Kombes Pol Dodi kepada Tribun Bali.

Dijelaskan Kombes Pol Dodi, kronologis penangkapan bermula dari Tim Resmob dan Tim IT Polda Bali melaksanakan penyeldikan ke daerah Denpasar, Gianyar dan Klungkung.

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, didapatkan HP hasil pencurian tersebut dijual di daerah Klungkung.

Baca juga: Baru Dua Bulan Berjalan, Transaksi Penjualan di Denfest 2020 Capai Rp 2 Miliar Lebih

Baca juga: Bawaslu Bali Minta Saksi di TPS Pilkada 2020 Harus Rapid Test, Begini Kata PDIP dan Golkar

Baca juga: Hujan Lebat, Rumah Hanyut & Tiga Orang Terseret Aliran Sungai Pelus Banyumas, Begini Kondisinya

"Tim Resmob dan Tim IT Polda Bali melaksankan pengembangan ke Denpasar yaitu di Jalan Sedap Malam dan berhasil mengamankan pelaku Curat di kos-kosannya," jelas Dir Reskrimum

Saat mengamankan pelaku A R (27) asal Sumenep, Tim Resmob Polda Bali juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti sejumlah handphone merk Iphone, Samsung, dan Oppo serta uang tunai, beberapa kartu perdana dan voucher pulsa, memory card, speaker, televisi hingga sepeda motor yang digunakan pelaku dalam beraksi.

Terkait kronologis, ia menjelaskan, pada hari Rabu 18 November 2020 sekitar pukul 01.20 wita bertempat di Counter Nanda Cell Jalan Nusa Indah No.55 B Denpasar Timur pelaku masuk ke Counter Handphone Nanda Cell.

Baca juga: Cerita Maradona Soal Dua Jam Tangannya dan Alasan Mengharukan di Baliknya

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Bisa Kembali ke UFC, Namun Butuh Restu Ibunya

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 IDI Minta Pemerintah Berani Tunda Pilkada 2020: Itu Nyawa Rakyat, Loh

Pelaku masuk dengan cara naik ke atas atap plafon counter dan menggasak barang-barang berupa beberapa HP dan beberapa Kartu perdana Internet, Speaker JBL, uang tunai Rp 700.000 dan korban mengalami total kerugian sebesar Rp.18.000.000

"Modus operandi pelaku memanjat tembok masuk melalui genteng dan sempat buang air besar," ujar dia.

Dir Reskrimum Polda Bali menambahkan, dari hasil interogasi yang dikembangkan terhadap pelaku, pelaku mengakui perbuatannya telah beraksi di empat TKP berbeda.

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 IDI Minta Pemerintah Berani Tunda Pilkada 2020: Itu Nyawa Rakyat, Loh

Baca juga: AAUI Cabang Denpasar Lakukan Kunjungan ke Pemkot Denpasar & Serahkan 10 Unit Wastafel Portabel

"Pelaku mengakui melakukan Curat di 4 TKP antara lain TKP Counter Nanda Cell pada tanggal 17 November 2020 yang viral di medsos, TKP Counter HP di Jalan Ganda Pura Denpasar Timur, TKP Counter HP jalan Soka Sakti Dentim dan TKP Rumah Makan Dwi Rasa Renon," papar dia 

Akibat perbuatan pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam pasal 363 KUHP, pelaku diancam hukuman paling lama 7 tahun atau 9 tahun.

"Saat ini kami juga melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya TKP lain," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved