Breaking News:

Gelar Tajen Karena Dirumahkan Akibat Pandemi, Mang Awa: Istri Saya Jualan Tidak Ada yang Belanja

Mang Awa mengaku terpaksa menggelar tajen di lahan tegalan miliknya setelah kehilangan pekerjaan karena Pandemi Covid-19.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukan tersangka judi tajen bernama Mang Awa, Kamis (10/12/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Mang Awa mengaku terpaksa menggelar tajen di lahan tegalan miliknya setelah kehilangan pekerjaan karena Pandemi Covid-19. Ia menyebut istrinya juga jualan, tidak ada yang belanja.

Kehilangan pekerjaan saat pandemi Covid-19, Komang Arimbawa alias Mang Awa nekat menggelar judi tajen di kebunnya sendiri, yang terletak di Banjar Dinas Pumahan, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng.

Akibatnya, pria yang kesehariannya bekerja sebagai fotografer di Denpasar ini pun harus berurusan dengan polisi. 

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol I Made Santika ditemui Kamis (10/12/2020) mengatakan, tersangka Mang Awa ditangkap pada Minggu (6/12/2020) siang, saat tengah asyik menggelar judi tajen.

Namun sayang, saat petugas tiba di TKP para bebotoh berhasil melarikan diri.

Sehingga polisi hanya bisa mengamankan Mang Awa beserta barang bukti berupa tiga ekor ayam yang sedang terluka, satu buah taji, satu gulung benang, serta uang tunai Rp 540 juta yang merupakan uang hasil dari menyelenggarakan judi tajen. 

Baca juga: Polres Klungkung Bubarkan Tajen di Getakan dan Tetapkan Penyelenggara sebagai Tersangka

Kompol Santika menyebut, selama pandemi ini, pihaknya sejatinya sudah berulang kali memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan judi tajen, untuk mengindar terjadinya penularan covid-19.

Namun karena membangkang, pihaknya pun memutuskan untuk melakukan penindakan tegas, dengan dikenakan pasal  pidana.

"Kami tidak lagi menggunakan aturan denda. Kalau tidak pakai masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan kan biasanya menggunakan denda. Namun karena tersangka sudah kami tahan, sehingga dikenakan pasal pidana saja," ucapnya. 

Baca juga: Pecatan Polisi di Buleleng Gelar Judi Tajen, Ketut Metriya: Saya Memang Tidak Punya Pekerjaan

Kompol Santika tidak menampik, meski sosialisasi dan tindakan tegas sudah dilakukan, judi tajen masih saja ditemukan di masa pandemi ini.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved