Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Hindarkan Kerumunan, Gereja Katedral Denpasar Tak Pasang Kandang dan Pohon Natal

Pasalnya, dalam Hari Raya Natal tahun 2020 ini, masyarakat tengah dihadapkan dengan Pandemi Covid-19 yang melanda negara Indonesia bahkan dunia

Tayang:
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Di dalam Gedung Gereja Katolik Katedral Denpasar , pemakaian masker dan jarak antar umat sangat diperhatikan. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perayaan Ibadah Natal tahun ini benar-benar bakal dirasakan berbeda oleh umat Nasrani dari tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, dalam Hari Raya Natal tahun 2020 ini, masyarakat tengah dihadapkan dengan Pandemi Covid-19 yang melanda negara Indonesia bahkan dunia.

Pemerintah RI menganjurkan kepada seluruh komponen untuk menerapkan protokol kesehatan ketat, khususnya 3 M, yakni Mencuci Tangan di air mengalir dengan sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

Hal inilah yang juga diterapkan Gereja Katolik Katedral Denpasar.

Baca juga: Tiga Tahun Berturut-turut, PLN Bali Sukses Pertahankan Gold BUMN CSR Award

Baca juga: Antisipasi Kesiapsiagaan Bencana Alam di Masa Pandemi, Pemkot Denpasar Berdayakan Linmas

Baca juga: Di Masa Pandemi Covid-19, Misa Natal Gereja Katedral Denpasar Bakal Disiarkan Live Streaming

Untuk menghindari adanya kerumunan, pihak Dewan Pastoral Paroki (DPP) Roh Kudus Gereja Katolik Katedral Denpasar memutuskan untuk tidak memasang Kandang dan Pohon Natal di area gereja.

Kandang dan Pohon Natal sejatinya identik dengan perayaan Hari Raya Natal di mana umat bersuka cita menyambut kedatangan dan kelahiran Tuhan Yesus Kristus.

Umat harus sementara menahan kerinduan memandang Kandang dan Pohon Natal saat Hari Raya Natal demi kepentingan bersama.

Hal ini disampaikan oleh Ketua II Bidang Aksi Kemasyarakatan Dewan Pastoral Paroki (DPP) Gereja Katolik Katedral Denpasar, Alex kepada Tribun Bali saat dikonfirmasi terkait perayaan Natal 2020.

"Untuk tahun ini tidak ada Kandang dan Pohon Natal di area dalam Gereja, untuk menghindari kerumunan umat foto-foto," kata Alex, Sabtu (12/12/2020).

Selain itu, kata Alex, beberapa prosesi-prosesi ibadat yang mengandung unsur kerumunan juga bakal ditiadakan. Hal ini untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Perarakan juga tidak ada. Selain itu, rekoleksi dan Sakramen Tobat pribadi juga ditiadakan," ucapnya.

Bagi Umat Katolik di Denpasar dan Bali yang berhalangan datang ke gereja saat Misa Malam Natal dan Hari Raya Natal, tak perlu risau, pasalnya pihak gereja bakal menayangkannya via Live Streaming melalui channel Youtube Katedral Denpasar.

"Umat yang tidak bisa datang ke gereja tetap dapat mengikuti Misa secara Live Streaming sesuai jadwal yang ditetapkan," papar Alex

"Pada masa pandemi covid-19, karena jumlah umat dibatasi dan ada sejumlah syarat ketentuan umat hadir di gereja maka kami juga mengadakan Misa Live Streaming saat Misa Vigili Natal atau Malam Natal sebanyak 2 kali malam hari dan Misa Hari Raya Natal juga sebanyak 2 kali pada pagi dan malam hari serta Natal hari kedua pada pagi harinya," jabar dia.

Baca juga: Benarkah Kualitas Udara Membaik, Emisi Karbon Dunia Turun Selama Pandemi Covid-19? Ini Penjelasannya

Baca juga: 5 Arti Mimpi Buang Air Kecil, Kencing di Celana Hingga Terasa Sakit Saat Pipis

Baca juga: Viral Dosen 70 Tahun di Jakarta, Semangat Mengajar Kelas Online Meski Hanya 4-6 Mahasiswa yang Hadir

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved