Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

penanganan Covid

Disertai Komorbid, 54 Pasien Telah Meninggal Akibat Covid-19 di Tabanan Hingga Hari Ini

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid19 Tabanan telah mencatat sebanyak 54 orang warga Tabanan terkonfirmasi positif dinyatakan meninggal dengan

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
Pexels
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid19 Tabanan telah mencatat sebanyak 54 orang warga Tabanan terkonfirmasi positif dinyatakan meninggal dengan penyakit penyerta (komorbid).

Jumlah tersebut sudah termasuk dengan catatan satu pasien terkonfirmasi positif meninggal, Minggu (13/12/2020).

Selain itu juga tercatat ada tambahan 13 kasus baru dan 13 pasien sembuh hari ini.

Menurut data yang diperoleh dari Bidang Informasi Publik, pasien komorbid ini merupakan warga laki-laki asal Desa/Kecamatan Penebel, berusia 52 tahun.

Baca juga: Cegah Kerumunan, Masyarakat Klungkung Diimbau Tidak Adakan Pesta Pergantian Tahun

Baca juga: Update Covid-19 Kota Denpasar, 13 Desember: Pasien Sembuh Bertambah 15 Orang, Positif 4 Orang

Baca juga: Titik 0 Km Kota Denpasar Mulai Diperbaiki, Dinas Permukiman: Rusak karena Sepatu Roda & Skateboard

Ia meninggal dunia di usia 52 tahun pada 12 Desember kemarin dengan penyakit penyerta jantung coroner (CAD). 

Sebelum meninggal dunia, pasien ini masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan pada tanggal 2 Desember 2020 di UPTD RS Nyitdah, Kecamatan Kediri.

Karena kondisinya menurun, akhirnya pada Jumat (11/12/2020) lalu ia dirujuk menuju BRSU Tabanan.

Hanya saja karena kondisinya tak kunjung membaik, ia kemudian meninggal dunia, Sabtu (12/12/2020). 

"Sempat dirawat di UPTD RS Nyitdah sekitar 8 hari kemudian dirujuk ke BRSU Tabanan.

Namun sehari dirawat pasien tersebut meninggal dunia," ungkap Koordinator Bidang Informasi Publik, I Putu Dian Setiawan, Minggu (13/12/2020). 

Dia melanjutkan, selain pasien komorbid, satuan tugas juga melaporkan ada 13 pasien sembuh dan 13 pasien baru terkonfirmasi positif.

 Pasien positif tersebut ada yang menjalani isolasi terintegrasi di sebuah hotel dan ada yang menjalani perawatan di rumah sakit.

"Dengan kondisi ini, mari kita tetap menerapkan dan meningkatkan prokes 3M. Dari kami di pihak pemerintah juga tetap menggencarkan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) untuk memutus rantai pandemi ini," tegasnya. 

Dian mengharapkan, penerapan 3T juga sejalan dengan 3M di masyarakat.

Baca juga: 3 Gepeng dan Pengamen Diamankan, Kasatpol PP Denpasar: Mengganggu Lalu Lintas

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Senin 14 Desember 2020: Leo Menuai Hasil, Taurus Harus Waspada!

Baca juga: Rizieq Shihab Ditahan, FPI: Semoga Tak Melengahkan Kasus 6 Laskar FPI

Sehingga, kedepannya bisa menekan angka kasus baru dan segera berpindah dari zona Orange ke Zona Kuning, bahkan Zona Hijau.(*)

Catatan Redaksi:

Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19.

Tribun Bali mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved