Breaking News:

Tidak Ada Persiapan Khusus Jelang Nataru di Bali, Cok Ace : Semuanya Adalah Hal Yang Rutin

Bali dengan segala upaya dari masyarakat, pemerintah dan industri saat ini sedang berupaya mengembalikan kepercayaan

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Eviera Paramita Sandi
Dokumentasi Pemprov Bali
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) membuka kegiatan Apresiasi dan Evaluasi Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2019 yang dirangkai dengan Rakorwil TPID Bali Nusra Tahun 2020 di Ballroom The Royal Pitamaha Ubud, Kabupaten Gianyar, Kamis (12/11/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah pemangku kepentingan di Bali, terutama yang berkaitan dengan pariwisata, pada awal Desember biasanya tengah sibuk menyambut perayaan Natal dan tahun baru (Nataru).

Hal itu dikarenakan pada saat Nataru biasanya banyak wisatawan yang datang ke Bali untuk berwisata dan sebagainya.

Namun saat ini, di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), tidak ada persiapan khusus jelang Nataru di Bali.

"Tidak ada hal yang khusus. Semuanya adalah hal yang rutin," kata Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) usai mengikuti Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (14/12/2020).

Hanya saja, kata Cok Ace, karena jelang Nataru kali ini yang dihadapkan pada pandemi Covid-19, pihaknya mencermati agar jangan sampai terjadi penularan atau transmisi akibat kerumunan massa.

Baginya, Bali dengan segala upaya dari masyarakat, pemerintah dan industri saat ini sedang berupaya mengembalikan kepercayaan terhadap masyarakat luas.

"Kita bisa lihat sendiri di lapangan bagaimana perkembangan Covid-19 di Bali akhir-akhir ini kan mulai landai lagi ya," kata dia.

Sementara mengenai adanya pembatasan liburan yang diatur oleh pusat, Cok Ace menegaskan bahwa hal itu tidak apa-apa, karena tidak bisa hanya melihat kepentingan Bali semata.

"Kita melihat (kepentingan) secara keseluruhan. Jadi untuk Bali tidak ada masalah. Artinya kalaupun ada pembatasan liburan yang dipotong jadi tiga hari, saya kira endak masalah," kata Cok Ace.

Baginya, liburan yang dipotong menjadi tiga hari ini akan dialami atau dirasakan oleh para aparatur sipil negara (ASN).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved