Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Tabanan Belum Pastikan Dimulainya Sekolah Tatap Muka, Disdik Akan Gelar Rapat dengan Stakeholder

Dinas Pendidikan Tabanan hingga saat ini masih belum bisa memutuskan kapan pembelajaran tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan.

Tayang:
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi siswa ke sekolah - Tabanan Belum Pastikan Dimulainya Sekolah Tatap Muka, Disdik Akan Gelar Rapat Koordinasi dengan Stakeholder 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Pendidikan Tabanan hingga saat ini masih belum bisa memutuskan kapan pembelajaran tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan.

Sebab, sesuai dengan hasil rapat dengan Pemerintah Provinsi Bali, kebijakan sekolah tatap muka menjadi kewenangan daerah masing-masing.

Khusus di Tabanan masih belum bisa dipastikan, karena melihat kondisi di lapangan.

"Sesuai hasil rapat kami dengan Provinsi, kebijakannya dikembalikan lagi ke daerah. Sehingga kami di daerah juga melihat kondisi di Tabanan yang tentunya berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Tabanan," kata Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Memasuki Edisi Kelima, Program IndonesiaNEXT 2020 Hadir di 34 Provinsi se-Indonesia

Baca juga: Dalam Hitungan Jam Banyak Wisatawan Cancel ke Bali, Dampak SE Gubernur tentang Wajib Swab Test

Baca juga: Timnas Indonesia U19 TC di Spanyol, PSSI Bicara Kemungkinan Elkan Baggott Dkk Lawan Barcelona

Pihaknya mengakui sudah melaksanakan koordinasi dengan Satgas Penanganan dalam hal ini Sekretaris Tabanan, I Gede Susila.

Sekda menyarankan agar Dinas Pendidikan segera melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait persiapan penerapan pembelajaraan tatap muka.

Hasil rapat tersebut, barulah diserahkan kepada Bupati Tababan, Ni Putu Eka Wiryastuti sebagai pengambil kebijakan.

"Kami sudah koordinasi dengan Pak Sekda. Selanjutnya akan rapat dulu dengan stakeholder, kemudian hasilnya baru diserahkaan ke Bupati untuk selanjutnya menunggu kebijakannya. Tentunya tetap memperhatikan kondisi di lapangan," ungkapnya.

Mengenai Tabanan kembali zona merah saat ini, Nyoman Putra enggan berkomentar lebih jauh.

 Dia menegaskan, untuk persiapan pembelajaran tatap muka sudah dipersiapkan sejak beberapa waktu lalu.

Persiapan yang dimaksud adalah secara fisik mulai dari hand sanitizer, tempat cuci tangan, serta lainnya.

"Secara fisik di setiap sekolah sudah menyediakan sarana dan prasarana protokol kesehatan," katanya.

Jika seandainya nanti diberlakukan pembelajaran tatap muka, mantan Kabag Umum Setwan Tabanan ini menyatakan sudah menyusun skenario pembelajarannya tersebut.

 Skenario yang disusun sesuai dengan aturan SKB empat menteri tersebut.

Baca juga: Telan Kekalahan 2 Kali, Tony Ferguson Masih Yakin Bisa Hadapi Rival Terkutuknya

Baca juga: Kronologi Artis Salshabilla Adriani yang Alami Kecelakaan Hingga Tabrak 2 Mobil

Baca juga: Bremen Vs Dortmund, Dilatih Edin Terzic Dortmund Menang dan Tembus 4 Besar, Ini Hasil Bundesliga

Diantaranya, setiap kelas hanya boleh 50 persen dari kapasitas.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved