Dua WNI di Rusia Terima Hassan Wirajuda Pelindungan Award Tahun 2020
Dubes Jose Tavares menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Yulia dan Andri atas penghargaan yang diterima.
Penulis: Kander Turnip | Editor: Kander Turnip
Dua WNI di Rusia Terima Hassan Wirajuda Pelindungan Award Tahun 2020
TRIBUN-BALI.COM, MOSKOW - Dua orang WNI di Rusia menerima Hassan Wirajuda Pelindungan Award (HWPA) tahun 2020 dari Kementerian Luar Negeri RI atas kiprah dan kontribusinya dalam membantu melindungi WNI di luar negeri.
Kedua orang tersebut adalah Yulia Purnaning Dyah dan Andri Noviansyah.
Penganugeraan HWPA Award dilakukan dalam suatu acara yang digelar secara langsung di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta dan diikuti secara virtual oleh para tamu undangan dan peserta lainnya, termasuk KBRI Moskow, Rusia, Jumat (18/12/2020).
Baca juga: Tiba di Moskow, Dubes Jose Tavares Siap Pererat Hubungan RI dengan Rusia dan Belarus
Baca juga: KBRI Moskow Gandeng Universitas di Rusia dan Indonesia Kerjasama Pendidikan
Baca juga: KBRI Moskow Gelar Young Diplomats Gathering untuk Pererat Hubungan Antar-Diplomat
Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI Andy Rachmianto yang juga Ketua Dewan Juri HWPA Tahun 2020, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi, dan Ketua Dewan Pengarah HWPA N Hassan Wirajuda.
Duta Besar (designate) RI untuk Rusia merangkap Belarus, Jose Tavares, dan pejabat KBRI Moskow lainnya turut hadir menyaksikan acara penanugerahan secara virtual di KBRI Moskow.
Dubes Jose Tavares menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Yulia dan Andri atas penghargaan yang diterima oleh Yulia dan Andri.
Menurut Dubes Jose Tavares, tidak mudah memperoleh penghargaan tersebut karena melalui proses dan penilaian yang sangat ketat dari Dewan Juri HWPA.
Kontribusi Yulia dan Andri dalam membantu menangani WNI di luar negeri sangat diapresiasi oleh pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri.
Yulia Purnaning Dyah mendapatkan penghargaan HWPA untuk Kategori Mitra Kerja Perwakilan RI.
Yulia adalah seorang diaspora Indonesia yang tinggal di St Petersburg yang kesehariannya sebagai dosen pada Linguistic Vyatka State University Kirov dari tahun 2013.
Sebagai diaspora Indonesia di Rusia, Yulia menaruh perhatian besar terhadap para pekerja migran Indonesia (PMI) di Rusia, khususnya yang bermasalah dengan perusahaan atau majikan tempat PMI bekerja.
Yulia membantu KBRI Moskow dalam penyelesaikan masalah yang dialami PMI, seperti terkait kontrak kerja, izin tinggal, visa, dan gaji.
Yulia juga melalui media sosialnya memberikan penjelasan dan pemahaman mengenai bagaimana bekerja di Rusia dan pembuatan kontrak kerja di Rusia, sehingga diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh PMI.
Sementara itu, Andri Noviansyah dianugerahi HWPA untuk Kategori Staf Perwakilan RI. Andri adalah Sekretaris Dua KBRI Moskow.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dubes-ri-moskow-saat-penyerahan-hassan-wirajuda-award.jpg)