Pekerja di Jimbaran Keracunan Gas
UPDATE Gas Beracun yang Tewaskan 4 Orang di Jimbaran, Labfor Mabes Polri Masih Selidiki Sampel Gas
Saat ini, sampel gas beracun yang tewaskan 4 orang di Jimbaran masih diselidiki pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Widyartha Suryawan
"Kejadian sekira pukul 10.20 Wita di sebuah ruko lantai dua, tepatnya di Perumahan Taman Griya, Jimbaran.Empat orang meninggal akibat kejadian itu, 3 orang korban meninggal di lokasi kejadian dan satu orang meninggal di Rumah Sakit," ujar AKP Yusak Agustinus.

Yusak Agustinus menyebutkan, keempat korban yang meninggal dunia yaitu Boy Don Tambunan (43) yang merupakan pemilik usaha kerajinan serta tiga pekerja masing-masing Rivaldo Simagunsong (22), Ardi Silitonga (22) dan Jaksa Oriyen Napitupulu (20).
Menurut Yusak, para pekerja usaha penyamakan kulit itu sedang bekerja saat terjadi kebocoran gas yang diperkirakan sekira pukul 10.00 Wita.
Hanya dalam waktu singkat mereka keracunan dan meninggal dunia.
Ia menjelaskan, penanganan awal saat mengevakuasi korban dilakukan tim Basarnas Bali menggunakan tabung pengaman karena di lokasi kejadian bau gas masih menyengat.
"Ruko dua lantai itu digunakan untuk proses kerajinan penyama kulit," imbuhnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Gede Darmada pun mengatakan empat orang korban yang meninggal dunia.
"Laporan awal yang kita terima, ada korban gas beracun. Satu orang sudah dibawa ke RS Bali Jimbaran, dan lainnya masih berada di rumah usaha," kata Gede Darmada.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Bali mengerahkan 15 personel menuju lokasi.
"Jaraknya tak jauh dari Kantor SAR, kurang lebih pukul 10.50 Wita proses evakuasi sudah dilakukan," kata Darmada.
Dalam waktu 40 menit seluruh korban telah dikeluarkan dari lokasi kejadian dan langsung dibawa ke RS Umum Pusat Sanglah Denpasar menggunakan mobil ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung.
Menurut Darmada, ada korban yang selamat dalam kejadian tersebut yaitu Boydon Manapar Tambunan (40), Daud Cahya Pamungkas (40), dan Deny Waldi Rajaguguk (23).
"Dari laporan awal yang kita terima, tiga korban selamat," kata Darmada.
Unsur SAR yang terlibat selama proses evakuasi para korban di antaranya Damkar Kabupaten Badung, Babinkamtibmas Desa Jimbaran, Babinsa Desa Jimbaran, Puskesmas Kuta Selatan, dokter dan Perawat KBS Benoa serta masyarakat setempat.
Olah TKP
Sat Reskrim Polresta Denpasar, Labfor Cabang Denpasar dibantu Basarnas Bali pasa Sabtu sore melakukan olah TKP di ruko dua lantai tersebut.