Bale Kulkul di Dalem Sangut Carangsari Petang Terbakar, Diduga karena Pembakaran Material Ngaben

Bale kukul di Pura Dalem Sangut, Desa Carangsari, Petang, Badung terbakar pada Kamis (24/12/2020).

Istimewa
Personel Diskarmat saat melakukan pemadaman api di bale kukul Dalem Sangut Carangsari Petang, Badung, Kamis (24/12/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG -  Bale kukul di Pura Dalem Sangut, Desa Carangsari, Petang, Badung terbakar pada Kamis (24/12/2020).

Besar dugaan kebakaran tersebut terjadi karena adanya pembakaran material ngaben tak jauh dari lokasi.

Menurut informasi yang didapat, di kuburan sebelah pura terdapat warga yang melaksanakan upacara ngaben.

D iareal tersebut juga dilakukan pembakaran material ngaben seperti bade dan yang lainnya. 

Baca juga: 2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri

Baca juga: Update Covid-19 di Bali, Positif: 123 Orang, Sembuh: 127 Orang dan Meninggal: 3 Orang

Baca juga: Polairud Polres Jembrana Sisir Wilayah Pantai Jelang Natal dan Tahun Baru

Sejumlah warga pun sempat terkejut lantaran api menyala di atap yang berbahan ijuk pada bale kukul tersebut.

Api pun berhasil dipadamkan oleh personel dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Badung. 

Kasubag humas Bagops Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran tersebut.

Dari laporan yang diterima, diduga kebakaran terjadi karena adanya warga yang membakar material bekas upacara pengabenan.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah 15 Orang, Meninggal 1 

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah 15 Orang, Meninggal 1 

Baca juga: PHRI Sebut Terbitnya SE Gubernur Merupakan Strategi Agar Dibukanya Penerbangan Internasional ke Bali

"Dugaan sementara masih itu, tapi Polsek Petang sudah menangani hal tersebut," ucapnya.

Dirinya menyatakan api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan balai kukul.

Hanya sedikit atap ijuk terbakar di beberapa bagian.

"Kalau ijuk terbakar kan memang susah memadamkan apinya, karena sumber api masih di dalam, sehingga tidak cukup disemprot di luar saja," akunya.

Baca juga: Batas Tenggat Waktu 31 Desember,Kadis PU Gianyar:Proyek yang Telat Penyelesaiannya Akan Kena Penalti

Baca juga: Gereja Katedral Denpasar Siap Laksanakan Ibadah Natal dengan Prokes Ketat, Jadwal Misa Ditambah

Adanya kebakaran tersebut, pihak pura diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 25 juta.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved