Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Tingkat Hunian Hotel di Kawasan The Nusa Dua Libur Nataru Mencapai di Atas 30 persen

Meningkatnya trafik kedatangan wisatawan domestik ke Bali menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 berbuah manis pada tingkat hunian hotel

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana kawasan The Nusa Dua Bali beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Meningkatnya trafik kedatangan wisatawan domestik ke Bali menjelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 berbuah manis pada tingkat hunian hotel, khususnya di kawasan The Nusa Dua.

Realisasi okupansi di kawasan The Nusa Dua pada libur Natal 2020 melampaui dari prediksi awal pihak ITDC (BUMN pengelola The Nusa Dua).

"Realisasi okupansi Natal kemarin di atas dari prediksi kita. Realisasi kita di Natal kemarin realisasi okupansi rata-rata mencapai 36,75 persen. Kemudian di tanggal 27 Desember 37,24 persen untuk di kawasan The Nusa Dua," ujar Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita, Jumat (1/1/2021).

Baca juga: Hari Pertama 2021, TNI Atensi Pusat Keramaian di Nusa Penida

Baca juga: Tulang Kerangka di Hutang Lindung Diduga Warga Wanagiri yang Telah Hilang 2 Bulan

Baca juga: Pedagang Pasar Senggol Kembali Dilarang Tinggalkan Gerobak di Sub Terminal Semarapura

Ia menambahkan okupansi untuk akhir tahun 2020 hingga 5 Januari 2021 okupansi rata-rata di atas 30 persen, realisasinya berapa ia belum mendapat data terbarunya.

"Dalam kondisi sekarang (pandemi Covid-19) harus hati-hati juga menggunakan ukuran yang banyak (kunjungan dan hunian hotel)," imbuhnya.

"Tapi kita harus membuat keyakinan, memberikan kepastian bahwa Covid-19 ini bisa ditangani dengan baik di sini (Bali) dengan harapan bisa memberikan keyakinan ke pihak luar bahwa Bali bisa meng-handle wisatawan dengan jumlah sekian dengan baik. Artinya ada kepercayaan atau trust dari wisatawan," sambung Ngurah Ardita.

Baca juga: Keributan Saat Malam Pergantian Tahun di Klungkung, Kadek G Ambil Celurit Kira Sepupunya Dikeroyok

Baca juga: Selama Pandemi 2020, Forensik RSUP Sanglah Tangani 3.886 Jenazah 

Baca juga: Tahun Baru, Kawasan Wisata Bedugul Dilanda Hujan Deras dan Kabut

Menurutnya angka ini menunjukkan tren pertumbuhan positif terus berlangsung sejak dibukanya kembali kawasan The Nusa Dua mulai 31 Juli lalu.

Dimana okupansi pada bulan Agustus 2020 hingga November 2020 berturut-turut sebesar 4,60 persen, 4,63 persen, 8,93 persen, dan 10,9 persen.

Pertumbuhan okupansi di The Nusa Dua juga mendorong peningkatan jumlah hotel dan vila yang beroperasi.

Baca juga: Mayat Wanita di Tegalan Diduga Nenek Rampin yang Hilang, Keluarga Kenali dari Kamennya

Saat ini sebanyak 18 hotel dan villa sudah beroperasi dari sebanyak 20 hotel dan vila yang ada di kawasan, dengan jumlah kamar tersedia sebanyak 4.732 kamar dari total kamar 5.175 kamar.

Seluruh tenant yang beroperasi di The Nusa Dua ini telah menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti uji sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved