Berita Karangasem

DLH Karangasem Pangkas Dahan Pohon, Tekan Kasus Pengendara Tertimpa Pohon

Dahan pohon perindang di Pinggir Jalan Raya Shanghyang Ambu, Bugbug, Kecamatan Karangasem, Bali dipangkas, Selasa (5/1/2021) sekitar pukul 08.00 wita.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Dinas Lingkungan Hidup bersama BPBD, Kepolisian, dan petugas PLN memangkas dahan pohon perindang di Pinggir Jalan Raya Shang Hyang Ambu, Bugbug, Kecamatan Karangasem, Selasa (5/1/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Dahan pohon perindang di Pinggir Jalan Raya Shanghyang Ambu, Bugbug, Kecamatan Karangasem, Bali dipangkas, Selasa (5/1/2021) sekitar pukul 08.00 wita.

Proses pemangkasan dahan dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Kepolisian, BPBD, serta petugas dari PLN

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengatakaan, pemangkasan pohon perindang dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

Baca juga: Pratima dan 9 Senjata Nawa Sanga di Pura Penataran Rambut Siwi Hilang, Diduga Dibobol Maling

Baca juga: Ditujukan untuk Usia 18 - 59 Tahun, Jembrana Akan Terima 90 Ribu Vaksin

Baca juga: Wilayah Bali Mulai Masuki Puncak Musim Hujan, Waspadai Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Mengingat 3 minggu terakhir cuaca di Bumi Lahar tak menentu, anomali.

Kadang hujan deras serta angin lebat turun dan kadang panas.

"Mengantispasi cuaca ekstrem, DLH Kabupaten Karangasem sinergi dengaan BPBD Karangasem, Polres Karangasem, berserta petugs PLN gelar pemangkasan dahan pohon yang membahayakan pengguna jalan,"jelas IB Ketut Armbawa, Selasa (5/1/2021) siang hari kemarin.

Baca juga: Update Covid-19 di Kota Denpasar 4 Januari 2021, 1 Pasien Meninggal Dunia, Sembuh 64 Orang 

Baca juga: ASN di Gianyar Belum Gajian, Rp 54 M Sudah Masuk ke Kas Daerah

Baca juga: Rai Mantra : Maksimalkan Program Kesehatan, Kenyamanan dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Pemangkasan dahan pohon dimulai pukul  08.00 wita, mengunakn kendaraan crane.

Dahan yang dipangkas yakni pohon yang membahayakan pengendara, usianya sudah tua serta rawan roboh.

Setelah di Jalan Raya Shang Hyang Ambu, petugas juga rencana memangkas dahan di jalan yang lainnya.

Baca juga: Tulang Kerangka Manusia di Hutan Lindung Pupuan Dievakuasi lewat Jalur Baru

Baca juga: Seorang Pemuda Tak Sadarkan Diri & Alami Pendarahan di Panjer, Diduga Karena Ini

Baca juga: Pergi dari Rumah Tanpa Pamitan, Kumara Ditemukan Mengambang di Bendungan Dekat Kampus Unud Jimbaran

Tujuan kegiatan yakni untuk mengantisipasi hal tak diinginkan. Seperti dahan pohon tumbang menimpa pengendara.

Beberapa minggu terakhir ini banyak kasus pengendara yang  melintas di jalan tertimpa pohon.

Kasus terbaru yakni seorang pengendara tertimpa pohon saat melintas di Bugbug.

Baca juga: Terkait Perpanjangan Penerapan Swab PCR Untuk Syarat Masuk Bali, Ini Jawaban Gubernur Koster 

Baca juga: Setelah 4 Bulan Berturut Alami Deflasi, Bali Alami Inflasi Sebesar 0,68 persen pada Desember 2020

Sebelumnya, seorang pengendara tertimpa pohon di Jalan Raya Amlapura - Singaraja tepatnya di Desa Ababi, Kecamatan Abang.

Pohon berjenis celagi menimpa pengendara hingga tak sadarkan diri.

Beberapa bulan lalu, seorang pelajar juga tertimpa pohon perindang hingga menghembuskan napas terakhir dilokasi.

Mantan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karangasem beerencana akan terus lakukan pemangkasan secara bertahap.

Harapanya agar kasus pengendara tertimpa pohon bisa ditekan.

"Kita akan terus brupaya lakukan pemangkasan pohon perindang  di pinggir jalan," janji pejabat asal Singaraja. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved