Berita Badung

Security Siap Jaga 24 Jam untuk Pengamanan Vaksin Covid-19 di UPT IFK Badung

Unit Pelaksana Tugas (UPT)  di Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Badung memastikan pengamanan vaksin Covid-19. Vaksin tersebut rencananya akan dijaga

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Ni Wayan Ariani yang merupakan petugas Apoteker di IFK Badung saat melihatkan croom untuk penyimpanan vaksin covid-19 di Badung, Selasa (5/1/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Unit Pelaksana Tugas (UPT)  di Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Badung memastikan pengamanan vaksin Covid-19, jika sudah didistribusikan oleh provinsi.

Vaksin tersebut rencananya akan dijaga ketat oleh security selama 24 jam penuh.

“Di sini sudah ada security yang menjaga UPT termasuk nanti penjagaan vaksin yang ada datang. Bahkan security akan menjaga 24 jam penuh,” ujar Ni Wayan Ariani yang merupakan petugas Apoteker di IFK Badung.

Baca juga: Jubir GTPP Covid-19 Kota Denpasar: Walaupun Sudah Divaksin, Harus Tetap Pakai Masker

Baca juga: Polsek Pupuan Bersama Satgas Desa Melakukan Kegiatan Sterilisasi Rumah Warga Terpapar Covid-19

Baca juga: Terbanyak di Bali, Denpasar Dijatah 9 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, Dilakukan di 11 Puskesmas & 2 RS

Pihaknya mengatakan, security yang berjaga tersebut merupakan petugas yang biasa berjaga di UPT.

Malamnya sudah ada wakil kerja (Waker) yang akan bertugas sampai pagi.

“Jadi pagi satu orang, sore satu orang dan malam sampai pagi juga ada satu orang,” jelasnya sembari mengatakan untuk pengamanan dari aparat kepolisian pihaknya tidak tahu.

Lanjut dirinya mengatakan untuk cold room sendiri akunya sudah datang dari Desember 2019.

Dirinya juga sudah menyediakan ruangan khusus untuk menyimpan cold room.

Baca juga: Jelang Distribusi Vaksin Covid-19, Diskes Klungkung Siapkan Intalasi Farmasi dan Puskesmas

Baca juga: Terkait Pendistribusian Vaksin Covid-19, Dinkes Provinsi Bali Masih Tunggu Hasil Pengujian BPOM

Baca juga: Meski Vaksin Covid-19 Telah Tiba di Bali, BPOM Sebut Vaksinasi Masih Tunggu Izin Penggunaan

Cold room ini kan dari pusat, direalisasikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten dulu, setelah itu baru dari dinas membawa ke sini,” bebernya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk di Bali ada 9 cold room yang menerima di Bali, yakni 5 KKP dan empat Kabupaten / Kota.

Untuk Kabupaten penerima cold room yakni Badung, Provinsi Bali, Gianyar dan Jembrana.  

“Satu cold room ini, pasti memadai kapasitasnya, dari jumlah vaksin yang diterima Badung sebanyak 5 ribu lebih,” akunya

Baca juga: 31.000 Vial Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Bali, Koster Siap Disuntikkan Vaksin bersama Nakes

Baca juga: Cegah Korupsi Pengadaan Vaksin Covid-19, KPK Rekomendasikan Jangan Langsung Beli dalam Jumlah Besar

Disinggung mengenai kesiapan UPT IFK sendiri Wayan Ariani mengaku sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari, dirinya mengatakan dalam penempatan vaksin sendiri sudah ada tempatnya. 

Untuk Alat Pelindung Diri (APD) sudah disiapkan sendiri dari pusat.

“Kalau kurang APD, kami juga akan menyiapkan sendiri  kekurangannya. Termasuk juga pengaturan suhu cold room sudah ditentukan yakni 2 hingga 8 derajat celcius,” jelasnya.

Dirinya mengatakan jika nanti vaksin sudah datang, pasti ada petugas yang akan memberikan arahan untuk penyimpanan vaksin yang benar.

“Sementara ini yang saya tau baru pengaturan suhu cold room, agar vaksinnya tidak rusak,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved