Corona di Bali

Kebijakan PSBB Jawa dan Bali Mulai 11 Januari, ASITA Bali: Kami Hanya Bisa Mengikuti dan Mendukung

"Kalau memang itu demi kebaikan dan kepentingan yang lebih besar ya kami sebagai pelaku pariwisata hanya bisa mengikuti dan mendukung," ucap Komang

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASITA Bali periode 2020-2025, Komang Takuaki Banuartha 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah pusat berencana melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat atau PSBB di Jawa dan Bali.

Pembatasan aktivitas itu pun berlaku 11 sampai dengan 25 Januari 2021 mendatang.

Hal ini melihat dari tren kasus Covid-19 yang terus meningkat akhir-akhir ini.

Bali khususnya, dinilai kasus covid-19 masih tinggi.

Baca juga: Soal Pemberlakuan PSBB di Bali, Cok Ace: Masih Menunggu Surat Pemerintah Pusat

Ada dua Kabupaten/Kota di Bali yang direncanakan untuk melakukan pembatasan aktivitas, yakni  Kota Denpasar dan Kabupaten  Badung.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASITA Bali periode 2020-2025, Komang Takuaki Banuartha yang dihubungi Tribun Bali pada Rabu (6/1/2021) pun memberikan tanggapannya. 

"Kalau memang itu demi kebaikan dan kepentingan yang lebih besar ya kami sebagai pelaku pariwisata hanya bisa mengikuti dan mendukung," ucap Komang Takuaki Banuartha.

Ia menyebut bahwa hingga saat ini pihaknya sedang menunggu dan berharap agar Pemerintah bisa peduli dan memberikan stimulus kepada pihaknya.

"Ketika pariwisata ini dibuka kami tentunya butuh modal untuk mendatangkan wisatawan tersebut. Dan Kami di asosiasi sendiri tidak bisa juga berbuat banyak sebenarnya.

Kami hanya bisa berjuang ke pemerintah agar anggota kami bisa mendapatkan bantuan berupa modal," ungkapnya.

ASITA Bali sendiri memiliki sekitar 400an anggota.

"Harapannya  begitu Covid-19 ini mereda, tentunya kita akan bekerja keras untuk membangkitkan pariwisata di Indonesia khususnya kami di Bali.

Kami juga berharap agar bisa memulihkan situasi pariwisata dengan mengadakan event-event agar pariwisata bisa kembali menggeliat di Nusantara," ungkap Komang Takuaki Banuartha.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved