Breaking News:

Berita Bali

2021 Jadi Tahun Infrastruktur Bali, Dewan Ingatkan Gunakan Tenaga Kerja Lokal

Memasuki tahun 2021, pemerintah baik pusat dan Provinsi Bali mencanangkan berbagai mega proyek infrastuktur di Bali.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Anggota Komisi III DPRD Bali, Anak Agung Adhi Ardana. 2021 Jadi Tahun Infrastruktur Bali, Dewan Ingatkan Gunakan Tenaga Kerja Lokal 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Memasuki tahun 2021, pemerintah baik pusat dan Provinsi Bali mencanangkan berbagai mega proyek infrastuktur di Bali.

Bahkan, nilainya sendiri tidak tanggung-tanggung yakni mencapai puluhan triliun rupiah.

Terkait hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Bali, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana alias Gung Adhi mengingatkan bahwa proyek-proyek infrastruktur tersebut wajib menggunakan tenaga kerja dan menggandeng mitra lokal dalam proyek tersebut.

Ia beralasan bahwa proyek tersebut jika menggunakan mitra dan tenaga kerja lokal justru dapat membuat perekonomian berputar, apalagi di masa pandemi ini.

Baca juga: PLN Telah Siapkan Infrastruktur Kendaraan Listrik Rute Jakarta-Bali

Baca juga: Rencana Pembangunan Bandara Bali Utara Masih Kekurangan Lahan

Baca juga: Warga Resah Syarat Ganti Rugi Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Harus Ada IMB

Selain itu, dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 5 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pembinaan Jasa Konstruksi telah diatur terkait mekanisme proyek jasa konstruksi di Bali.

“Kan banyak proyek-proyek tenaga kerja kan banyak pendanaan baik dari pola PEN maupun pola strategis nasional yang diarahkan ke Bali, nilainya cukup besar dan tentunya agar dana-dana itu berputar di Bali, dengan menerapkan perda-perda yang sudah kita miliki, salah satunya Perda 5 tahun 2015 terkait jasa konstruksi, proyek yang di Bali agar memiliki mitra lokal dan tenaga kerja lokal,” katanya Jumat (15/1/2021).

Politikus PDIP Dapil Denpasar itu juga menyebut pada tahun 2021 akan dimulai beberapa megaproyek di wilayah Bali dengan nilai total hampir Rp 31 Triliun, seperti Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, Jalan Tol Denpasar-Singaraja, proyek penataan kawasan suci Besakih, Pelabuhan Segitiga Emas (Sanur-Sampalan-Bias Munjul), dan kereta api di Bali Selatan.

Baca juga: Bali Kebagian Dana Rp 100 Miliar untuk Pembangunan Pertanian dan Pemberdayaan Peternakan Rakyat

Baca juga: Dianggap Sudah Tak Layak dan Kerap Bocor Saat Hujan, KPU Klungkung Usulkan Pembangunan Gedung Baru

“Kita berharap berjalan semua, ikutannya proyek tersebut ada potensi Rp31 triliun masuk Bali, dari kereta dan dan beberapa proyek lainnya, semua ada yang masih dalam bentuk kajian, ada yang sudah serius, yang dalam waktu dekat, pusat kebudayaan, Besakih, jalan tol, dan pelabuhan,” ungkapnya.

Sementara mengenai proyek jalan tol, ia mengatakan bahwa pihaknya mendukung proyek tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa proyek tersebut masih dalam proses kajian oleh calon investor.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved