Breaking News:

Berita Gianyar

Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Gianyar Belum Berfungsi, Tunggu Mebeler MDA Bali

Namun saat ini, gedung senilai Rp 3,4 miliar yang dibangun dengan APBD Gianyar itu, hingga saat ini belum bisa difungsikan.

Tribun Bali/Eri Guanrta
Kantor MDA Gianyar di Jalam Ksatrian, Gianyar masih digembok, Rabu 20 Januari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Gianyar telah diresmikan oleh Bupati Gianyar, Made Mahayastra pada 29 Desember 2020 lalu.

Namun saat ini, gedung senilai Rp 3,4 miliar yang dibangun dengan APBD Gianyar itu, hingga saat ini belum bisa difungsikan.

Hal itu lantaran MDA Gianyar masih menunggu mebeler, mulai dari meja hingga komputer, yang pengisiannya merupakan tanggung jawab MDA Bali.

Pantauan di lapangan, Selasa 20 Januari 2021, gedung MDA Gianyar berdiri gagah di kawasan Jalan Ksatrian, Kelurahan/Kecamatan Gianyar. 

Di bangun berlantai dua di atas lahan seluas tujuh are milik Pemprov Bali.

Baca juga: Pengarakan Ogoh-ogoh Menjelang Nyepi 2021 Ditiadakan, Disbud Denpasar Akan Bahas Degan PHDI Dan MDA

Baca juga: Sengkarut MDA dengan Krama Desa Adat Mas, DPRD Bali Minta Segera Diselesaikan

Baca juga: Sudah Mejaya-jaya Tapi SK Tak Kunjung Turun, Prajuru Desa Adat Mas Ubud Geruduk Kantor MDA Bali

Namun di tengah kemewahan bangunan berarsitektur Bali tersebut, belum tampak ada aktivitas.

Bahkan gerbangnya juga digembok.

Para pegawai MDA Gianyar, termasuk Ketua MDA Gianyar, Anak Agung Alit Asmara terlihat masih ngantor di kantor lama, yakni di sebuah pojokan lingkungan perkantoran Pemkab Gianyar.

Kantor lama ini, kondisi memperihatinkan, dengan kantor yang sempit, warga tembok telah memudah, dan terkesan seperti ruang kelas sekolah dasar yang kumuh.

Ketua MDA Gianyar, Anak Agung Alit Asmara membenarkan, pihaknya belum menempati gadung MDA yang baru tersebut.

Hal itu dikarenakan, ruangan tersebut masih kosong.

"Belum bisa kita pakai, karena masih kosong, belum ada meja, bangku dan keperluan perkantoran lainnya. Ini kita masih berkoordinasi dengan MDA Bali kapan mebelernya akan diisi," ujar Gung Alit.

Dengan kondisi kantor yang saat ini digunakannya, ia pun mengatakan ingin segera pindah ke gedung baru.

Namun dikarenakan kewenangan pengadaan peralatan kerjanya bukan Pemkab Gianyar, sehingga pihaknya harus menunggu.

"Kapan akan bisa dipakai, kami belum tahu secara pasti. Kami hanya menunggu." tandasnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved