Kenali Aphrodisiac Atau Makanan Yang Dapat Tingkatkan Gairah Seksual
Bahan makanan tertentu yang dapat meningkatkan nafsu birahi atau gairah seksual bisa dikatakan merupakan aphrodisiac
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bahan makanan tertentu yang dapat meningkatkan nafsu birahi atau gairah seksual bisa dikatakan merupakan aphrodisiac atau zat perangsang nafsu birahi.
Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia Cabang Bali, dr. Made Oka Negara, M.Biomed, ketika dikonfirmasi memberikan penjelasan terkait aphrodisiac.
Menurutnya, aphrodisiac ini hanya bisa membantu dorongan seksual pada orang-orang yang sehat.
Aphrodisiac ini dapat membuat orang yang sehat merasa menjadi lebih segar dan bersemangat.
• Meski Makanan Manis Picu Perasaan Bahagia, Ternyata Donat adalah Makanan Terburuk untuk Mood
• Pepaya hingga Ubi Jalar, 8 Makanan yang Dapat Mencegah Keriput di Wajah
• 8 Makanan dan Minuman Ini Dapat Mengusir Bau Mulut, Apa Saja Itu ?
"Beberapa bahan makanan yang dipercayai dapat meningkatkan hasrat seksual biasanya meliputi gingseng, kerang, daging kambing, telur ikan, serta beberapa herbal-herbal tertentu. Dan jika mengonsumsi makanan-makanan yang dipercaya dapat meningkatkan dorongan seksual itu bisa saja namun hal tersebut tentu saja terbantu dengan adanya sugesti," jelasnya, Jumat 29 Januari 2021.
Tapi jika orang tersebut sakit sehingga dorongan seksualnya menurun, begitu juga hormon testoteronnya juga sudah mulai menurun sehingga tidak bisa melakukan ereksi lalu mengonsumsi makanan-makanan yang disebutkan tadi, tentu saja tidak membantu dorongan seksualnya meningkat.
Terlebih ia memiliki penyakit kolesterol, hipertensi atau kencing manis, yang membuat beberapa pembuluh darah menjadi rusak.
"Beda halnya dengan orang yang memang sehat lalu mengonsumsi makanan untuk meningkatkan libido maka ditemukan sensasi pada tubuh lebih segar atau berdebar yang membuat lebih bersemangat dan sanggup untuk melakukan hubungan seksual," tambahnya.
Sebelumnya Oka Negara memiliki beberapa pasien yang hormon testosteronnya sudah mulai menurun.
Dan ia pun sudah pernah menyarankan agar pasien tersebut mengonsumsi berbagai makanan yang dipercaya dapat meningkatkan dorongan seksual.
Namun tetap saja tidak berpengaruh dikarenakan orang tersebut memiliki berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kolesterol tinggi, hingga hipertensi.
"Beda halnya dengan orang yang sehat namun dalam kondisi sedang lelah usai bekerja dan mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung aphrodisiac tersebut. Sehingga dapat mensugestikan dengan harapan positif dapat meningkatkan gairah untuk berhubungan seksual," sambungnya.
Namun sebenarnya pada orang yang memang sehat atau kebetulan hanya lelah saja tidak mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung aphrodisiac pun tidak masalah.
Jadi sebenarnya hal tersebut merupakan sugesti saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/diet-dengan-mengkonsumsi-makanan-sehat.jpg)