Corona di Bali
Update Covid-19 di Denpasar 1 Februari 2021, Kasus Positif Bertambah 72 Orang, Sembuh 87 Orang
Berdasarkan data harian diketahui penambahan kasus sembuh sebanyak 87 orang dan kasus positif tercatat bertambah sebanyak 72 orang.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Senin 1 Februari 2021, kasus sembuh di Kota Denpasar mengalami peningkatan.
Penambahan kasus sembuh ini melampaui penambahan kasus positif Covid-19.
Berdasarkan data harian diketahui penambahan kasus sembuh sebanyak 87 orang dan kasus positif tercatat bertambah sebanyak 72 orang.
“Hari ini kasus sembuh Covid-19 bertambah sebanyak 87 orang dan kasus positif bertambah 72 orang
• Update Covid-19 di Bali 31 Januari 2021: Positif: 238 Orang, Sembuh: 270 Orang & Meninggal: 9 Orang
Hingga saat ini kasus Covid-19 masih menunjukan tren meningkat, tren penularan yang masih terjadi ini, walaupun angka kesembuhan terus bertambah
Kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” katanya.
Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.
Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat.
“Sesuai arahan bahwa hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, sementara menunda pulang kampung dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Hal ini mengingat trend peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.
Hingga saat ini, berdasarkan data resmi salah satu Rumah Sakit Rujukan Covid-19 yakni RSUD Wangaya diketahui tingkat keterisian ruang ICU mencapai 33 persen dan untuk ruang isolasi diketahui terisi sebanyak 62 persen dari 50 Tempat Tidur Ruang Isolasi yang tersedia.
“Mohon kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas, hindari pulang kampung dan melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” katanya.
• Jadi Rujukan Covid-19, Kebutuhan Oksigen di RSUP Sanglah Denpasar Meningkat 40 Persen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/juru-bicara-satgas-penanganan-covid-19-kota-denpasar-i-dewa-gede-raimnhg.jpg)