Berita Gianyar
Meski Picu Kerumunan, Wifi Gratis di Gianyar Bali Dipastikan Tidak Dimatikan
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gianyar memastikan WIFI gratis program Pemprov Bali di Kabupaten Gianyar tidak akan dimatikan
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gianyar memastikan WIFI gratis program Pemprov Bali di Kabupaten Gianyar tidak akan dimatikan, meskipun kerap dipicu sebagai penyebab kerumunan di balai banjar tempat WIFI dipasang.
Sebab Diskominfo Gianyar mempertimbangkan kondisi perekonomian masyarakat, terutama siswa atau mahasiswa yang saat ini masih belajar daring (dalam jaringan).
• Pecalang Minta WiFi di Lapangan Puputan Badung Dimatikan Karena Ada Yang Nongkrong Sampai Dini Hari
• Datang ke Diskominfo Tabanan Didampingi Orang Tua, 6 Pelaku Perusakan Wifi Corner Merupakan Pelajar
• Lampu Wifi Corner di Areal Lapangan Alit Saputra Diduga Sengaja Dirusak, Diskominfo Minta Hal Ini
Terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam pemanfaatan WIFI ini, Diskominfo Gianyar meminta hal tersebut merupakan kewenangan aparat penegak prokes, yakni mencarikan solusi tanpa harus mematikan WIFI.
Informasi dihimpun Tribun Bali, Senin 2 Februari 2021, selama ini kerap muncul wacana oknum penegak prokes menginginkan WIFI dimatikan lantaran menjadi penyebab keramaian.
Sejumlah pihak menilai oknum demikian, merupakan oknum petugas pemalas dan tak punya inovasi, karena demi kemudahannya menjalankan tugas, ia mau merusak masa depan pelajar.
• Akses Wifi Gratis, Anak-anak Sampai Belajar Daring di Polsek Klungkung
• Wabup Suiasa Sosialisasikan WiFi Rumah Tangga untuk Desa Pecatu dan Kelurahan Jimbaran
• Wifi Bisa Langsung Digunakan di Rumah, Banjar di Badung Diminta Kreatif Manfaatkan Internet Gratis
Kepala Diskominfo Gianyar, Anak Agung Raka Gede Suryadiputra saat dikonfirmasi, ternyata juga tak menyetujui jika WIFI dimatikan.
Dia beralasan, saat ini siswa maupun mahasiswa dalam status belajar daring, dan di tengah kelesuan ekonomi, tidak semua orangtua siswa mampu membeli paket internet.
Kata dia, seandainya WIFI ini dimatikan, dampaknya juga sangat besar.
Ditakutkan banyak siswa putus sekolah karena kesulitan ekonomi.
• Viral, Cerita Yusuf Beli Modem WiFi Via Facebook Malah Dikirimi Pecahan Genteng dan Botol Air
• Wifi, Kartu Debit hingga Tenggelamnya Kapal Titanic, Inilah 8 Prediksi Masa Lalu yang Jadi Kenyataan
"Karena itu, kami pastikan WIFI tidak akan dimatikan. Kasihan masyarakat. Saat ini sudah terpasang 306 titik dari 347 titik yang dijatah Pemprov Bali."
"Progran BSI atau internet gratis untuk warga ini terpasang di tempat umum seperti di Balai Banjar atau tempat umum lain."
"Selain itu, di tempat pariwiaata juga terpasang wifi gratis. Program ini sangat efektif untuk pembelajaran siswa," tandasnya.
Saat ini, pihaknya justru tengah menggenjot supaya semua jatah WIFI gratis tersebut bisa terpasang.
Kata dia, daerah yang belum terpasang tersebut sebagian besar berada di Kecamatan Payangan, karena kesulitan medan dan membutuhkan jaringan yang cukup panjang.
“Ya, Kabupaten Gianyar sangat membutuhkan program ini, terbukti efektif sebagai tempat belajar bagi anak-anak atau siswa,” ujarnya.
Terkait penerapan prokes, pihaknya berharap itu bisa diselesaikan di tingkat desa. Seperti, menyediakan tempat duduk berjarak, memastikan warga yang tengah memanfaatkan WIFI itu benar-benar sedang sangat membutuhkan.
"Kalau ada yang hanya nongkrong-nongkrong saja, mendingan itu jangan dikasi. Kasi hanya mereka yang sedang ada urusan penting saja,"ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kadis-kominfo-gianyar-anak-agung-gede-raka-suryadiputra-kanan.jpg)