Breaking News:

Corona di Bali

5 Desa/Kelurahan di Denpasar Bali Terapkan PPKM Mikro, Pemberlakuan Sesuai SK Walikota

Sesuai SK Walikota Denpasar, sebanyak 5 desa/kelurahan di Denpasar, Bali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sesuai SK Walikota Denpasar, sebanyak 5 desa/kelurahan di Denpasar, Bali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Hal ini sesuai dengan SK Walikota Denpasar Nomor 188.45/572/HK/2021 tentang penetapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro di Kota Denpasar.

Adapun lima wilayah yang ditetapkan yakni Desa Pemecutan Kelod, Desa Pemecutan Kaja, Ubung Kaja, Desa Pemogan, dan Kelurahan Padangsambian.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan pemberlakuan PPKM berbasis mikro di wilayah ini dikarenakan kasusnya masih tinggi.

Viral, Pemancing di Taman Pancing Desa Pemogan Denpasar Disita Alat Pancingnya oleh Satgas Covid-19

“Rata-rata di wilayah ini ada 8 rumah yang warganya positif Covid-19.

 Jadi kalau mengacu instruksi Menteri Dalam Negeri, wilayah ini masuk zona orange.

Karena dalam satu wilayah yang positif lebih dari 5 rumah,” katanya Rabu, 10 Februari 2021.

Dewa Rai mengatakan setelah penetapan lima desa/lurah ini, nantinya pengawasannya akan dibantu oleh pihak dusun maupun banjar.

Dewa Rai menambahkan, semua warga yang terkonfirmasi positif dari 5 wilayah tersebut sudah menjalani karantina di rumah singgah maupun rumah sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved