Breaking News:

Vaksinasi Tahap II Akan Berlangsung di Bali, Lansia yang Sudah Pensiun Belum jadi Prioritas

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bali telah menyasar tenaga kesehatan yang sudah berumur lanjut usia.

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bali telah menyasar tenaga kesehatan yang sudah berumur lanjut usia.

Dan untuk selanjutnya Dinas Kesehatan Provinsi Bali akan menyasar lansia selain nakes sebanyak 340.683 orang untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Lansia yang diprioritaskan tersebut adalah lansia yang bekerja di sektor publik.

“Untuk sementara lansia yang akan divaksin adalah lansia yang bekerja di sektor publik. Baik di lingkungan pemerintahan, buruh, pedagang, pelaku pariwisata dan lain sebagainya,” ungkap, Kepala Dinas Kesehatan I Ketut Suarjaya ketika dikonfirmasi pada, Rabu (17 Februari 2021). 

Baca juga: IDI Tegaskan Akan Maksimalkan Upaya Penanganan Covid-19, Target Agustus 2021

Ia menambahkan bahwa masing-masing instansi telah diminta untuk mendata lansia yang masih bekerja di instansi-instansi terkait.

Sehingga setelah melakukan pendataan, angka yang diperoleh mencapai 340 ribuan orang.

"Dan untuk lansia yang sudah pensiun atau tidak bekerja dan beraktivitas di rumah belum masuk program prioritas. Hal tersebut karena lansia yang bekerja di sekitar publik rentan terpapar virus corona. Jadi tidak secara khusus lansia divaksinasi, enggak. Kalau dirumah nanti belakangan. Kalau dia enggak bekerja kan ada sasaran berikutnya," sambungnya. 

Vaksinasi tahap kedua ini akan segera berlangsung di Provinsi Bali.

Namun Suarjaya belum dapat memberikan jadwal karena pihaknya belum menerima vaksin dari pemerintah pusat kembali.

Baca juga: RS Rujukan Covid-19 di Bali Kehabisan Stok Vaksin, Kegiatan Vaksinasi Dosis Kedua pada Nakes Diundur

Dan sebelumnya vaksin jenis Sinovac tersebut telah dijadwalkan tiba pada hari ini, Rabu (17 Februari 2021), namun belum ada informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat. 

Seperti diketahui, sebelumnya pada tahap II ini terdapat 663.169 orang yang disasar mengikuti vaksinasi corona.

Mereka terdiri dari 340.683 orang kategori lansia, 23.201 orang tenaga pendidik, 53.582 orang pelayan publik, 27.554 orang kategori transportasi publik 27.554, 50 atlit dan 7.062 orang petugas pariwisata, hotel dan restoran.

Sasaran vaksinasi diperluas hingga atlit hingga pelaku wisata karena mereka termasuk kelompok yang paling rentan terpapar virus corona.

Baca juga: Ketua IDI Provinsi Bali Tidak Benarkan Asumsi Setelah Divaksin Covid-19 Boleh Tidak Gunakan Masker

“Pertimbangannya adalah karena ini merupakan kelompok rentan dan sering berhubungan dengan masyarakat umum sehingga layak menjadi prioritas mendapatkan vaksinasi,” tutupnya. (*) 

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved