Breaking News:

Berita Klungkung

Atap Rumah Terbang Diterjang Angin di Klungkung Bali, Kusniyah Selamatkan Diri di Bawah Tempat Tidur

Kesniyah dan anggota keluarganya sampai  bersembunyi di bawah tempat tidur, untuk menyelamatkan diri. 

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
kondisi kediaman semi permanen yang ditinggali Kusniyah dan keluarganya di Dusun Losan, Desa Takmung yang rusak akibat diterjang hujan deras dan angin kencang, Selasa dini hari, (23/2). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kusniyah (40), masih shock saat menceritakan peristiwa hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Klungkung, Selasa (22 Februari 2021) dini hari.

Matanya masih tampak sembab, karena begadang akibat atap rumahnya terbang diterjang angin.

Bahkan Kusniyah dan anggota keluarganya sampai  bersembunyi di bawah tempat tidur, untuk menyelamatkan diri. 

Kusniyah, Selasa pagi (22 Februari 2021) sedang membereskan perabotannya di rumah semi permanen yang ia tinggali bersama tiga anggota keluarganya di Dusun Losan, Desa Takmung, Klungkung.

Wanita asal Banyuwangi, Jawa Timur itu lalu berusaha mengeringkan buku pelajaran anaknya, yang sudah basah kuyup akibat diguyur hujan lebat.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang Terjang Klungkung Semalam, Sebabkan Pohon Tumbang Hingga Bangunan Pura Roboh

Baca juga: Tanah Longsor Tutup Badan Jalan di Tabanan, Tiang Listrik Roboh dan Kabel Wifi Putus

"Semalam kami ketakutan, anginnya begitu kencang. Rumah berantakan semua," ujarnya sembari menunjukan perabotan di rumah semi permanennya yang juga basah kuyup. 

Ia menceritakan, hujan deras disertai angin sangat kencang itu terjadi sekitar pukul 00.20 Wita.

Saat itu ia tidur di dalam rumah, bersama dengan suami dan dua anaknya.

Di rumah semi permanen itu, ada satu tempat tidur yang dibuat bertingkat. 

" Kebetulan saat kejadian itu, anak saya yang wanita tidur di kasur diatas. Sementara yang lainnya tidur di kasur bawah," ujar Kusniyah. 

Awalnya terjadi hujan yang cukup deras, disertai angin yang tidak begitu kencang.

kondisi kediaman semi permanen yang ditinggali Kusniyah dan keluarganya di Dusun Losan, Desa Takmung yang rusak akibat diterjang hujan deras dan angin kencang, Selasa dini hari, (23/2).
kondisi kediaman semi permanen yang ditinggali Kusniyah dan keluarganya di Dusun Losan, Desa Takmung yang rusak akibat diterjang hujan deras dan angin kencang, Selasa dini hari, (23/2). (Tribun Bali/Eka Mita Suputra)

Namun selang beberapa menit kemudian, datang angin yang sangat kencang.

Sampai menerbangkan atap rumah Kusniyah yang berbahan asbes. 

"Angin pertama tidak begitu kencang, yang kedua itu yang sangat kencang. Anak saya terbangun dari kasur atas, langsung bergegas ke bawah," ungkapnya. 

Ia melihat sendiri, bagaimana atap rumahnya yang berbahan asbes terlepas dan terbang.

Suara di luar rumah juga bergemuruh.

Ia beserta anak dan suaminya lalu berusaha menyematkan diri dengan bersembunyi di bawah kasur. 

Baca juga: FOTO: Abrasi di Negara Bali Semakin Parah, Rumah Giyem Roboh dan Pesisir Pebuahan Porak poranda

Baca juga: Pohon Nangka Roboh Timpa Tembok Pekarangan dan Kandang Burung Milik Darma di Tampaksiring Bali

"Kami berembunyi dibawah kasur, saya ketakutan. Atap sampai bocor,  suara di luar rumah bergemuruh. Saya kira rumah saya bakal roboh, beruntung angin itu cepat mereda," ungkapnya. 

Di luar rumah ia juga melihat perabotan sudah berantakan.

Tempat untuk cetak batako yang ia kelola, atap gentengnya berjatuhan.

Kamarnya tampak berantakan, dengan perabotan rumah yang basah.

Beberapa bagian dinding triplek rumahnya juga sampai terlepas. 

"Didekat dini juga sampai ada pura roboh, atap minimarket sebelah juga lepas. Beruntung kami masih selamat dalam peristiwa ini," ucapnya.

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved