Breaking News:

Berita Klungkung

Jelang Hari Raya Nyepi di Klungkung, Pemkab Gelar Rapat Koordinasi, Berikut Keputusannya

Pemkab Klungkung dan intansi terkait menggelar rapat koordinasi, prihal pelaksanaan perayaan Hari Raya Nyepi di Klungkung bulan Maret nanti. 

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Perlombaan ogoh-ogoh di Klungkung tahun 2019 silam. Tahun ini pelaksanaan perlombaan ogoh-ogoh di Klungkung juga dibatalkan. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pemkab Klungkung dan intansi terkait menggelar rapat koordinasi, prihal pelaksanaan perayaan Hari Raya Nyepi di Klungkung bulan Maret nanti. 

Tidak jauh beda dari tahun sebelumnya, perayaan hari raya Nyepi ini juga tanpa pawai ogoh-ogoh.

Sementara pelaksanaan melasti juga dibatasi, agar sesuai dengan protokol Kesehatan. 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjelaskan, pelaksanaan rangkaian hari raya Nyepi tahun baru caka 1943 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Baca juga: MDA Bali Tegaskan Ogoh-ogoh Tak Wajib Saat Nyepi

Baca juga: Tak Ada Pengarakan dan Lomba Ogoh-Ogoh, Dana Pembinaan 417 ST di Denpasar Ditiadakan

Baca juga: Tak Ada Lagi Anggaran Ogoh-ogoh untuk Sekaa Teruna di Badung, Kini Rp 12 M untuk Penanganan Covid-19

Karena masa pandemi, ada beberapa rangkaian jelang Hari Raya Nyepi yang dibatasi. 

" Misalnya saja melasti jelang Nyepi, boleh dilaksanakan untuk desa yang wilayahnya memiliki pantai. Itupun jumlah orang untuk melasti akan dibatasi 50 orang, agar dapat tetap bisa menjalankan protokol kesehatan," ungkap Suwirta, Kamis 25 Februari 2021.

Sementara untuk di desa lain, saat melasti bisa dilakukan secara ngubeng

" Kami pastikan Nyepi berjalan dengan baik. Semua berjalan seperti biasa, dan tidak banyak sesuatu yang membuat khawatir," ungkap Suwirta. 

Baca juga: MDA Bali Minta Pelarangan Ogoh-ogoh Serangkaian Nyepi Tak Jadi Polemik, Sebut Kesehatan Alasan Utama

Sementara untuk parade ogoh-ogoh juga dipastikan tidak ada digelar, seperti tahun sebelumnya. 

" Penerapan protokol kesehatan juga berlaku di rumah saat hari Raya Nyepi. Sehingga tidak ada lagi nanti lonjakan kasus Covid-19 pasca nyepi," harap Suwirta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved