Breaking News:

Corona di Bali

Kriminalitas Meningkat Saat Pandemi Covid-19, Kapolda Bali Imbau Warga Kurangi Bepergian

Angka kriminalitas di Bali mengalami peningkatan saat masa pandemi Covid-19, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengimbau kepada masyarakat

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra S.H. M.Si saat dijumpai di sela kegiatan vaksinasi Covid-19 personel Polda Bali dan jajaran di Gedung Perkasa Raga Garwita, Mapolda Bali, Denpasar, Bali, pada Senin 1 Maret 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Angka kriminalitas di Bali mengalami peningkatan saat masa pandemi Covid-19, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengimbau kepada masyarakat agar menghindari bepergian yang tak penting.

Hal ini disampaikan Kapolda Bali di sela peninjauan vaksinasi Covid-19 Polda Bali dan jajaran di Gedung Perkasa Raga Garwita, Mapolda Bali, Denpasar, Bali, pada Senin 1 Maret 2021.

"Utamakan terapkan protokol kesehatan, hindarilah bepergian karena kita menjaga bahwa situasi seperti ini menjaga jarak itu penting. Dengan kita jarang bepergian yang tidak terlalu penting, juga menghindari juga ganggunan kriminalitas tentunya, menghindari kesempatan pelaku pelaku yang berniat jahat," pesan Irjen Pol Putu Jayan.

Baca juga: Setahun Covid-19, Polda Bali Bentuk Tim Pemburu Pelanggar Prokes Covid-19, Reskrimum Dilibatkan

Baca juga: Ragam Ekspresi Anggota Polda Bali Saat Vaksinasi Covid-19, Histeris Nangis Lihat Jarum Suntik

Baca juga: Polda Bali Kawal Ketat Distribusi Vaksin Covid-19 Tahap II Gelombang 3 di Bali

Sementara dari pihak kepolisian juga telah melakukan pola antisipasi dengan menempatkan lebih banyak anggota di lapangan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

"Kita tempatkan anggota sekarang lebih banyak lagi di lapangan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas," tegasnya.

"Tetap kita polanya adalah menempatkan anggota kita secara preventif, secara penegakan hukum kita juga harus mengungkap kasus. Kring reserse dari unit-unit reserse kita untuk melakukan penyelidikan-penyelidikan terhadap kasus yang ada," jabarnya

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H menyampaikan laporan hasil anev tindak pidana umum periode 22-28 Februari 2021. 

"Dalam satu pekan terakhir ini, ada 18 kasus tindak pidana umum, meliputi pencurian dengan pemberatan (Curat), Curanmor, judi, penggelapan, penipuan hingga penyerobotan tanah, daerah rawan wilayah hukum Polda Bali, Polresta Denpasar, Polres Tabanan, Polres Jembrana dan Polres Buleleng," bebernya.

"Tepat pekan sebelumnya lebih banyak kasus, terdapat sebanyak 34 kasus dalam seminggu," sebutnya.

Halaman
123
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved