Breaking News:

Berita Tabanan

Jelang Ditetapkan sebagai Kawasan Pariwisata Zona Hijau, DTW Tanah Lot Lakukan Persiapan

Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali kini tengah melakukan persiapan menjelang ditetapkan

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Salah satu contoh sarana cuci tangan yang tersedia di DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis 11 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali kini tengah melakukan persiapan menjelang ditetapkan sebagai kawasan pariwisata zona hijau.

Persiapan yang dilakukan seperti penerapan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan, menyiapkan masker, serta pengecekan suhu tubuh.

Selain itu, DTW Tanah Lot juga sudah mengantongi sertifikat CHSE yakni Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), Environment (ramah lingkungan). 

Menurut Plt Manager DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, persiapan untuk menyambut wisatawan mancanegara atau rencana DTW Tanah Lot sebagai kawasan pariwisata zona hijau sudah dilakulan sejak awal pandemi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Protokol kesehatan yang dimaksud adalah seperti menyiapkan sarana cuci tangan, masker serta petugas yang mengawasi agar tidak terjadi kerumunan.

Baca juga: Tiga Wilayah di Bali Jadi Zona Hijau, Vaksinasi Prioritas di Sanur, Ubud, Nusa Dua

Baca juga: Sanur Akan Jadi Kawasan Zona Hijau, Dispar Denpasar Lakukan Sertifikasi CHSE Secara Bertahap

Baca juga: 2 Desa di Denpasar Masih Zona Merah Covid-19, Satu Desa Zona Hijau

"Jika dari kita sudah persiapan protokol kesehatan dari awal termasuk untuk persiapan sebagai kawasan pariwisata zona hijau juga nanti," kata Sudiana, Kamis 11 Maret 2021. 

Sudiana menjelaskan, hingga saat ini di obyek wisata yang terkenal dengan view pantai dan Pura Luhur Tanah Lot ini sudah memiliki sedikitnya 16 tempat cuci tangan.

Kemudian juga menyiapkan masker untuk wisatawan, serta adanya petugas internal yang mengawasi agar tidak terjadi kerumunan. 

Disinggung mengenai vaksinasi para petugas setempat, ia menyatakan seluruh karyawan yang berjumlah 100 orang lebih sudah didaftarkan ke Dinas Pariwisata Tabanan yang diteruskan ke Dinas Kesehatan Tabanan.

Namun, untuk vaksinasi tahap pertama akan menyasar 50 orang yang realisasinya akan dilakukan pasca Hari Raya Nyepi 1943 ini. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved