Breaking News:

Sponsored Content

Seluruh Anggota dan Staf DPRD Bangli Divaksin Covid-19, Suastika: Masyarakat Tidak Perlu Takut

Seluruh masyarakat Bangli diimbau tidak perlu takut mendapatkan vaksin Covid-19.

Istimewa
Vaksinasi - Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika saat mendapatkan vaksin Covid-19, Jumat 12 Maret 2021 - Seluruh Anggota dan Staf DPRD Bangli Divaksin Covid-19, Suastika: Masyarakat Tidak Perlu Takut 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Seluruh masyarakat Bangli diimbau tidak perlu takut mendapatkan vaksin Covid-19.

Sebab, vaksin yang kini diedarkan telah melalui uji medis serta aman bagi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, pasca mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, Jumat 12 Maret 2021.

Tak hanya dirinya, pada hari itu tercatat 70 orang yang juga mendapatkan vaksin.

Baca juga: Nusa Dua Bali Ditetapkan Jadi Zona Hijau, 9.500 Pekerja Pariwisata Akan Divaksin Covid-19

Baca juga: Wawancara Dubes Indonesia Untuk China, Cerita di Balik Lobi Indonesia Datangkan Vaksin Sinovac

Baca juga: DTW Tanah Lot Bersiap Jadi Kawasan Pariwisata Zona Hijau, Tahap Awal 50 Petugas Divaksinasi Covid-19

Mulai dari anggota DPRD Bangli, Sekda Bangli, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Gatriwara, serta sejumlah staf DPRD Bangli.

“Sebelumnya pada tanggal 4 Maret sudah ada yang lebih dulu divaksin. Total saat itu ada 55 orang, terdiri dari anggota dewan, staf, dan gatriwara. Untuk yang tanggal 4, selanjutnya akan mendapat dosis kedua pada tanggal 18 Maret. Sedangkan yang hari ini, dijadwalkan mendapat dosis kedua pada tanggal 26 Maret,” ujarnya.

Suastika menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi di hari yang berbeda karena adanya kesibukan dari masing-masing anggota dewan.

Termasuk hari ini, pihaknya mengatakan, masih ada dua anggota DPRD Bangli yang belum mendapatkan vaksin.

“Dari 30 anggota DPRD Bangli, ada 2 orang yang belum mendapatkan vaksin karena kondisi yang tidak memungkinkan. Untuk itu, kami akan jadwalkan segera,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, vaksinasi saat ini sudah berjalan hingga tahap kedua.

Dan pada pelaksanaannya pun tidak ada keluhan dari penerima vaksin.

Oleh sebab itu pihaknya mengimbau pada masyarakat agar tidak perlu takut mendapatkan vaksin.

Meskipun nantinya telah mendapatkan vaksin, masyarakat juga diimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan ini tidak hanya berkaitan dengan penyebaran Covid saja, namun juga penyakit-penyakit lainnya. Oleh sebab itu kita berharap agar penerapan protokol kesehatan ini kedepan juga menjadi kebiasaan di masyarakat,” tuturnya.(*).

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved