Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

3 Juta Penduduk Bali Ditargetkan Tervaksinasi Covid-19 Akhir Juni 2021

Kegiatan vaksinasi massal di provinsi Bali diprioritaskan pada penduduk Bali yang berjumlah 3 juta orang atau 70% dari 4,3 juta Penduduk.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
ist
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya saat mengikuti Rakor Gubernur Bali bersama Bupati/Walikota se-Bali di Ruang Rapat Balai Gajah Jaya Sabha, Rumah Dinas Gubernur Bali, pada Senin 22 Maret 2021. Dok. Pendam IX/Udayana 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kegiatan vaksinasi massal di provinsi Bali diprioritaskan pada penduduk Bali yang berjumlah 3 juta orang atau 70% dari 4,3 juta Penduduk.

Jumlah vaksin yang diperlukan sebanyak 5.720.232 dosis, dengan wilayah di 9 Kabupaten/Kota, yang mana waktu pelaksanaannya dari tanggal 23 Maret 2021 sampai dengan 30 Juni 2021 atau 100 hari kerja.

Sumber daya yang dibutuhkan dalam mensukseskan kegiatan vaksinasi massal yaitu 716 orang vaksinator dari sumber tenaga kesehatan Kabupaten/Kota se-Bali, TNI, Polri dan tenaga ahli/profesi di Bali. 

TNI-Polri akan membackup penuh kegiatan vaksinasi massal di Provinsi Bali tersebut.

704 Orang Kodam IX/Udayana Bali Disuntik Vaksin Covid-19

Masih Pro dan Kontra, Ketua IDI Kota Denpasar Minta Jangan Generalisasi Efek Vaksin AstraZeneca

93 Sulinggih di Klungkung Telah Terima Vaksin Covid-19

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya menyampaikan, bahwa fasilitas milik TNI AD dapat digunakan untuk kegiatan vaksinasi massal bagi masyarakat Bali.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur Bali bersama Bupati/Walikota se-Bali di Ruang Rapat Balai Gajah Jaya Sabha, Rumah Dinas Gubernur Bali, pada Senin 22 Maret 2021.

"Diantaranya RSAD Udayana dan GOR Praja Raksaka Kepaon untuk di wilayah Denpasar, RS Singaraja dan Faskesnya untuk di wilayah Buleleng, sedangkan di wilayah Tabanan dapat digunakan di Faskes Rindam IX/Udayana," kata Kasdam Udayana.

Brigjen TNI Candra Wijaya menjelaskan, jajaran Kodam IX/Udayana menyiapkan vaksinator sebanyak 150 orang untuk bisa diperbantukan di tiap-tiap titik kegiatan guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi massal di provinsi Bali.

“Kodam IX/Udayana melalui Para Dandim di jajaran Korem 163/WSA, termasuk  fasilitas milik TNI AD yang ada di jajaran Kodam IX/Udayana, siap membantu pemerintah provinsi Bali untuk pelaksanaan percepatan vaksinasi massal tersebut," imbuh Kasdam.

Terkait kegiatan percepatan pelaksanaannya, Kasdam menyampaikan, perlu adanya koordinasi dan kolaborasi dari semua pihak, baik dari pemerintah daerah termasuk TNI dan Polri.

"Agar mempersiapkan manajemennya dengan baik termasuk alat peralatan pendukungnya, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana semua pihak," sebutnya.

Menanggapi penyampaian Kasdam, Gubernur Bali mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan dari TNI khususnya Kodam IX/Udayana termasuk Polda Bali yang sampai saat ini dengan gigih tanpa kenal waktu membantu Pemerintah Daerah.

Guna mendukung dan mensukseskan kegiatan vaksinasi massal termasuk penegakan PPKM skala Micro guna menanggulangi dan memutus penyebaran covid-19 di Provinsi Bali, sehingga Bali siap bangkit melalui “Pola Pembangunan Semesta Berencana Untuk Menuju Bali Era Baru”.

Adapun Rakor tersebut mengusung tema Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru dan Pelaksanaan Percepatan Vaksinasi.

Berikut Jatah Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Tiga Wilayah Zona Hijau Provinsi Bali

Dinas Kesehatan Provinsi Bali Terima Sebanyak 290.300 Vaksin Sinovac dan AstraZeneca

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved