Breaking News:

Berita Badung

UPDATE: Usai Habisi Nyawa Korban dengan Celurit di Badung, Matsari: Saya Khilaf dan Minta Maaf

Matsari (45), pelaku kasus pembunuhan di Jalan Muding Indah, Desa Muding, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, merasa sakit hati

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani didampingi Kasubag Humas Iptu I Ketut Oka Bawa saat merilis kasus pembunuhan di Mapolres Badung, Jumat 26 Maret 2021 siang - UPDATE: Usai Habisi Nyawa Korban dengan Celurit di Badung, Matsari: Saya Khilaf dan Minta Maaf 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Matsari (45), pelaku kasus pembunuhan di Jalan Muding Indah, Desa Muding, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, merasa sakit hati setelah mengetahui istrinya berselingkuh dengan korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, Wakapolres Badung, Kompol Ni Putu Utariani, yang ditemui di halaman Mapolres Badung pada Jumat 26 Maret 2021 siang, menjelaskan jika korban Karmiadi (66) dan istri pelaku berinisial JM (38) melakukan perselingkuhan sudah berjalan dua bulan, terhitung sejak bulan Januari 2021 lalu.

"Hasil pemeriksaan, pelaku beralasan jika ia cemburu setelah mengetahui jika korban dan istri pelaku ini telah berselingkuh. Menurut pengakuan istrinya (JM) ia telah berselingkuh sejak 2 bulan lalu, terhitung sejak Januari sampai kejadian itu" ujar Kompol Ni Putu Utariani, Jumat 26 Maret 2021.

Lebih lanjut, pelaku sebelumnya mengetahui korban dan JM berselingkuh setelah melihat ada bekas ciuman (cupang) di leher istrinya.

Baca juga: Pembunuhan di Muding Kuta Utara Badung Dilatarbelakangi Cemburu, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Baca juga: Pengakuan Tak Biasa Pelaku Pembunuhan Berantai di Bogor, Rian Mengaku Benci Perempuan

Baca juga: Ikatan Cinta Jumat 26 Maret 2021: Elsa Sulit Mengelak Saat Nino Tanya Soal Pembunuhan Roy

Pelaku yang melihat hal tersebut langsung menjambak rambut istri dan mencecar pertanyaan ke JM mengenai bekas ciuman yang ada di leher sang istri.

"Pelaku sempat bertanya dan meminta istrinya jujur kenapa ada tanda merah di lehernya, pada saat itu istrinya mengaku bahwa ia (JM) telah berselingkuh dengan korban sebanyak 3 kali. Dari pengakuan tersebut, pelaku cemburu dan marah dengan korban," terang Kompol Ni Putu Utariani saat pers rilis di Polres Badung.

Lebih lanjut, usai kasus pembunuhan yang terjadi pada Sabtu 20 Maret 2021 pukul 16.00 Wita dan pelaku di ringkus dua jam setelah kasus tersebut terjadi.

Kepada pihak kepolisian, pelaku juga sempat melihat korban sedang berdiri di depan kamar kos-kosan pelaku dan masih mengenakan helm, terhitung 15 hari sebelum kasus pembunuhan terjadi.

Namun saat itu pelaku tidak mengejar korban dan masih menyimpan amarahnya ke korban sampai puncaknya pada Sabtu 20 Maret 2021 sore, pelaku melakukan aksi pembunuhan.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved