Berita Tabanan
Ombudsman Ingatkan PUDDS Tabanan Jangan Hanya Peloroti APBD, Harus Jadi Penyumbang PAD
Umar menegaskan, agar dengan seleksi ini PUDDS Tabanan kedepannya jangan hanya bisa meloroti PAD, namun bisa berkontribusi bagi PAD Tabanan.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Noviana Windri
TRIBUN-BALI.COM,TABANAN - Empat orang pelamar dalam seleksi Purusahaan Daerah Umum Dharma Santhika (PUDDS) Tabanan telah menjalani wawancara akhir dengan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya di Ruang Rapat Bupati Tabanan, Selasa 30 Maret 2021 siang.
Dalam kegiatab tersebut, tim Pansel juga melibatkan Ombudsman RI Bali yang langsung dihadiri Kepala Perwakilannya, Umar Ibnu Alkhatab.
Umar menegaskan, agar dengan seleksi ini PUDDS Tabanan kedepannya jangan hanya bisa meloroti PAD, namun bisa berkontribusi bagi PAD Tabanan.
Umar menyampaikan, agenda Ombudsman RI Bali mengikuti tahapan terakhir dalam seleksi calon direksi dan dewan pengawas PUDDS Tabanan.
• Pansel Umumkan 4 Orang Lulus Seleksi PUDDS Tabanan Bali
• 17 Orang Mendaftar Ikut Seleksi PUDDS Tabanan, Peminat Jadi Pejabat Perusahaan Plat Merah Tinggi
Artinya dia diberi kesempatan untuk melakukan wawancara calon direksi dan dewan pengawas dalam hal pelayanan publik.
"Jadi kita wawancara terkait pelayanan publik seperti apa yang akan dilakukan nanti jika ada komplain dari masyarakat, apa kita untuk menyelesaikan laporan tersebut. Termasuk bagaimana langkah perbaikan jika ada koreksi dari Ombudsman," kata Umar usai kegiatan wawancara terakhir di Kantor Bupati Tabanan, Selasa
Dia melanjutkan, seluruh pertanyaaan telah dijawab oleh seluruh calon dan tentunya setiap calon.
Kemudian, untuk kelanjutan akan menjadi domain dari Tim Pansel yang akan menentukan apakah mereka bisa direkomendasi atau tidak menjadi bagian dari Perusda.
Menurutnya, ia sangat mengapresiasi tahapan seleksi ini dilakukan menunjukkan sebuah langkah maju oleh Pemkab Tabanan.
Selain itu juga membuktikan bahwa para calon telah diseleksi dengan baik.
"Apalagi juga melibatkan Ombudsman, sehingga kedepan kita bisa melihat perbaikan ke publik dengan cara seleksi yang benar. Karena sebelumnya kita tak pernah terlibat, ini pertama kali diterapkan untuk melibatkan kita," jelasnya.
Intinya ia menegaskan, agar PUDDS Tabanan ini diharapkan agar bisa mandiri atau menghidupkan perusahannya sendiri.
Mereka jangan mengandalkan APBD saja, tapi justru menyuntik dana ke APBD Tabanan.
Kita lihat secara umum banyak perusda yang mati karena keuangannya tak baik.
Mungkin kalau di luar Bali banyak yang berhasil, misalnya di Sleman Jawa Tengah.
• Bahan Baku Melimpah dan Berpotensi Tingkatkan PAD, Dewan Tabanan Usulkan PUDDS Kelola Air Kemasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-ombudsman-ri-perwakilan-bali-umar-ibnu-alkhatab-tabanan.jpg)