Berita Jembrana

Jelang Perayaan Paskah, Ratusan Personel Polres Jembrana Perketat Pengamanan di Gereja

Polres Jembrana menyiagakan ratusan personelnya untuk mengamankan gereja dalam perayaan Hari Raya Paskah, Jumat 2 April 2021.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Sterilisasi di gereja oleh aparat kepolisian, Kamis 1 April 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Polres Jembrana menyiagakan ratusan personelnya untuk mengamankan gereja dalam perayaan Hari Raya Paskah, Jumat 2 April 2021.

Ratusan personel itu tersebar di lima kecamatan di kabupaten ujung barat Pula Bali ini.

Ada 30 gereja yang menjadi prioritas Polisi, dalam hari raya umat Kristiani tersebut.

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, untuk mencegah aksi teror bom seperti kejadian di Makassar Sulawesi Selatan, polisi menerjunkan 269 personel untuk berjaga di 30-an gereja.

Baca juga: Pengamanan di Gilimanuk Jembrana Diperketat Pasca Peristiwa Bom Bunuh Diri di Makassar

Penjagaan dilakukan mulai dari kebaktian misa Paskah hingga pada hari dirayakannya Paskah, Jumat besok.

 Personel polisi melakukan sterilisasi untuk menghindari bahan berbahaya yang mengacaukan perayaan Paskah.

“Kami dari Polres Jembrana sudah menyiapkan personel dalam rangka melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Paskah,” ucapnya Kamis 1 April 2021.

Dijelaskannya, polisi juga menggandeng pemuda-pemuda gereja, kemudian pecalang yang ada di Jembrana bersinergi untuk mengamankan kegiatan Paskah.

Dalam kesempatan ini pihaknya, juga berpesan kepada masyarakat dengan adanya kejadian bom di Makassar dan penyerangan oleh kelompok teroris di Mabes Polri, maka tidak perlu takut.

Yang jelas masyarakat beraktivitas seperti biasa.

“Kami akan mengamankan wilayah sehingga masyarakat beraktivitas dapat merasa aman dan nyaman serta kondusif.

Jadi kami berpesan kepada masyarakat apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai atau yang mencurigakan agar segera melaporkan ke pada pihak Kepolisian,” bebernya.

Selain gereja, Kapolres Ketut juga mengaku bahwa pengamanan di tiap Markas Komando baik Polsek dan Polres ditingkatkan.

Selain juga untuk patroli dan penebalan di Gilimanuk sebagai pintu masuk utama Bali via Pulau Jawa.

Baca juga: Gagas Pembangunan Kantor di Jembrana, Badan Narkotika Provinsi Bali Temui Bupati Tamba

Dengan demikian pihaknya juga meminta masyarakat berperedam aktif untuk selalu melaporkan atau bersinergi ketika ada tindak mencurigakan di lingkungannya.

“Untuk Mako juga ada peningkatan pengamanan dan juga di Gilimanuk,” imbuhnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved