Breaking News:

Berita Bali

Harga Daging Babi di Bali Jelang Galungan Melonjak Tajam, Peternak: Itu Permainan Tengkulak

para peternak menolak anggapan bahwa kenaikan harga daging babi tersebut disebabkan oleh pihaknya.

Istimewa
Salah seorang peternak saat memberi makan babi Minggu (11/4/2021). Harga Daging Babi Jelang Galungan di Bali Melonjak Tajam, Peternak: Itu Permainan Tengkulak 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Jelang perayaan hari raya Galungan harga daging babi melonjak di pasaran.

Hal ini membuat masyarakat Bali yang merayakan perayaan Galungan kesulitan untuk melakukan tradisi penampahan.

Terkait hal tersebut, para peternak menolak anggapan bahwa kenaikan harga daging babi tersebut disebabkan oleh pihaknya.

Para peternak mengaku bahwa kenaikan harga daging babi tersebut justru terjadi setelah dilakukan pemotongan.

Baca juga: 10 Ekor Babi Milik Dek Lodek Hilang Dicuri Saat Hendak Dijual Saat Hari Raya Galungan-Kuningan

Pihaknya mengungkapkan bahwa harga daging babi hidup di peternak sendiri malah tidak ada kenaikan signifikan.

"Harga babi hidup tidak ada kenaikan tajam, masih sekitaran Rp 45  ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram, tidak ada naik.

Mungkin pas momennya dimanfaatkan oleh penjual dagingnya atau pasar," jelas Sekretaris Perkumpulan Peternak Hewan Monogastrik Indonesia  (PHMI) Putu Ria Wijayanti saat dikonfirmasi Senin 12 April 2021.

Pihaknya mengibaratkan  kenaikan harga daging babi diibaratkan seperti lonjakan yang lainnya, seperti janur dan bunga.

Saat hari raya tengkulak atau dagang memanfaatkan momen menaikkan harga.

"Jadi tidak ada lonjakan harga di babi hidup. Sebenarnya tidak ada lonjakan tajam, yang ada naik ini adalah dagingnya. Perlu masyarakat tahu agar tidak jadi polemik pernak dan masyarakat. Harga naik setelah olahan babi dipotong, tidak ada kapasitas peternak di sana," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved